HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara berencana mengalihfungsikan Pendapa Kabupaten menjadi Museum R.A Kartini, dengan proses prapembangunan yang dijadwalkan dimulai tahun depan.
Rencana yang diinisiasi Bupati Jepara, Witiarso Utomo ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Jepara Nomor 4321.1/3268 yang ditandatangani pada 18 Oktober 2025 lalu.
Dalam SK tersebut, diputuskan bahwa Museum RA Kartini, yang sebelumnya berkedudukan di Jl. Alun-Alun Nomor 1, Kelurahan Panggang, Kecamatan Jepara, akan dipindahkan dan berkedudukan di Pendapa Kabupaten Jepara di Jl. Kartini Nomor 1, Kelurahan Panggang.
Witiarso mengungkapkan, pemilihan Pendapa Kabupaten Jepara karena sarat akan nilai sejarah. Sebab, tokoh emansipasi wanita itu pernah tinggal di lokasi tersebut, sebelum menjalin rumah tangga dengan Bupati Rembang.
“Sehingga anak cucu kita bisa lebih mengenal beliau dan belajar dari R.A Kartini,” ujar Witiarso atau yang akrab disapa Wiwit dalam keterangannya kepada wartawan, dikutip Holopis.com Jateng, Selasa (4/11/2025).
Dia menegaskan, pengalihfungsian pendapa menjadi museum bertujuan untuk menghadirkan ruang edukasi sejarah bagi para generasi penerus bangsa, sekaligus menjadikannya sebagai destinasi wisata budaya baru.
Adapun perihal pengalihfungsian pendapa ini, Wiwit menyatakan pihaknya telah mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat, yang dalam hal ini Kementerian Kebudayaan (Kemenbud).
Rencananya, Menteri Kebudayaan (Menbud) RI, Fadli Zon akan menyambangi Pendapa Kabupaten Jepara pada 15 November 2025 mendatang.
Kunjungan ini akan menjadi momentum penting awal pembangunan museum yang digadang-gadang bakal menjadi ikon baru di Kota Ukir Jepara.
Untuk mengawali penataan pendapa sebagai museum, Pemkab Jepara menggelar doa manaqib, yang dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara, Ali Hidayat pada Sabtu (1/11/2025) lalu.
Dalam sambutannya, Ali mengungkapkan konsep museum nantinya tidak hanya menampilkan sosok dan perjuangan R.A. Kartini, tetapi juga seluruh kekayaan budaya Jepara, termasuk seni ukir dan kain tenun Troso.



