HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) Republik Indonesia siap memperluas pagelaran budaya ‘Panggung Maestro’ sampai keluar wilayah Jakarta. Dirjen Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kemenbud, Ahmad Mahendra mengofirmasi hal itu dan menyebut bahwa sedang dalam tahap pembahasan.
Ahmad Mahendra juga menyampaikan beberapa syarat perihal ini, seperti hal nya kesiapan infrastruktur hingga komitmen pemerintah daerah itu sendiri.
“Kita akan mendiskusikan ini, niatnya bagus, kami pun setuju, karena biar tidak terlalu jauh. Tapi yang penting sarana dan kota atau provinsi terdekatnya yang memenuhi syarat,” ungkap Ahmad, sebagaimana informasi yang dikutip Holopis.com.
Kemudian, Ahmad juga menyampaikan bahwa tak ada kendala meski Panggung Maestro itu nantinya berlangsung di luar Jakarta, justru bisa mempermudah para maestro untuk berpartisipasi.
“Selain mempermudah jarak tempuh, hadirnya Panggung Maestro di daerah juga akan lebih banyak mengapresiasi para pelaku budaya. Mereka akan merasa senang, ternyata selama ini pemerintah telah mengapresiasi mereka,” tukasnya.
Terkait hal ini juga, Sulistyo Tirtokusumo selaku Dewan Artistik Panggung Maestro menyampaikan, Panggung Maestro ini merupakan suatu bentuk penghormatan untuk para maestro.
“Mereka telah mendedikasikan hidupnya untuk melestarikan dan pengembangan seni budaya Indonesia,” ujarnya.
Sulistyo juga menyebut bertemu para maestro kesenian yang tergolong senior, dengan usia di atas 70 tahun atau bahkan 90 tahun merupakan sebuah kebanggaan.
Kemudian, disebutkan juga bahwa lamanya mereka berkarya merupakan hal yang luar bisa, dimana konsep wiraga, wirama hingga wirasa sudah dilampaui mereka dalam keikutsertaannya melestarikan budaya Nusantara. Dan yang mampu ada dan selalu ada adalah ‘kasunyatan’ yang senantiasa bersemayam di dalam tubuh mereka. Itulah sejatinya sang maestro,” imbuh Sulistyo.


