Awas! Keseringan Onani Bisa Bikin Kanker Prostat

Konten Dewasa
0 Shares

Berita Relasi :

JAKARTA – Onani atau masturbasi merupakan aktivitas memberikan rangsangan pada alat kelamin demi memperoleh kepuasan seksual. Aktivitas ini memang bisa memberikan manfaat kesehatan bila dilakukan dalam frekuensi normal. Namun, jika terlalu sering, justru ada bahaya onani yang bisa mengintai kesehatan pria.

Penasaran apa saja dampak negatifnya? Simak ulasan berikut.

Advertorial

1. Menimbulkan Perasaan Bersalah

Dalam beberapa budaya, onani masih dianggap tabu, memalukan, atau bahkan tidak bermoral. Akibatnya, sebagian pria bisa merasa bersalah setelah melakukannya.

Dikutip Holopis dari situs Halodoc, perasaan bersalah yang dibiarkan berlarut dapat berujung pada depresi. Karena itu, pria disarankan berbicara dengan orang terpercaya atau psikolog untuk mencari jalan keluar.

2. Memicu Kecanduan

Bahaya lain dari onani berlebih adalah risiko kecanduan. Kondisi ini bisa mengganggu kehidupan sosial karena hasrat yang tidak terkontrol membuat pria mudah marah atau gelisah bila belum menyalurkannya. Lebih jauh, kecanduan onani dapat menurunkan produktivitas secara signifikan.

3. Cedera pada Penis

Onani yang dilakukan berlebihan juga bisa menimbulkan cedera fisik, khususnya pada kulit penis. Luka lecet hingga rasa nyeri bisa terjadi akibat gesekan berulang.

Jika hal ini dialami, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter agar mendapat penanganan yang tepat dan tidak semakin parah.

4. Gangguan Kehidupan Seksual

Menurut dr. Adryansyah, kebiasaan onani berlebih dapat memengaruhi sensitivitas pria saat berhubungan intim. Tekanan berlebihan pada penis ketika masturbasi bisa mengurangi sensasi seksual bersama pasangan. Ahli menyarankan variasi teknik masturbasi untuk menjaga sensitivitas tetap normal.

5. Dikaitkan dengan Risiko Kanker Prostat

Studi dari The British Journal of Urology menyebutkan, pria di usia 20–30 tahun yang terlalu sering melakukan aktivitas seksual, termasuk masturbasi, bisa memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker prostat.

Namun, riset lain dari JAMA Network justru menunjukkan sebaliknya, pria yang berejakulasi lebih dari 21 kali per bulan mengalami penurunan risiko kanker prostat. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk benar-benar memastikan hubungan antara onani dan risiko kanker prostat.

Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares

Berita Terbaru

Jangan Lewatkan