Jokowi Lovers Ngotot Hubungan Presiden Prabowo dengan Gibran Masih Harmonis

0 Shares

JAKARTA – Aktivis Jokowi Lovers Mulahati Simarmata mengatakan bahwa ketidakhadiran Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka saat reshuffle Kabinet Merah Putih jilid tiga pada 17 September 2025 lalu, memiliki alasan sebab adanya kunjungan kerja yang diperintahkan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Menurutnya, ia yang dari kalangan rakyat biasa saja bisa memahami hal tersebut.

“Saya saja rakyat yang di akar rumput aja mengerti bahwa keberangkatan Mas Wapres itu pure adalah kunjungan kerja dan itu atas perintah dari Pak Presiden,” kata Mulahati, seperti dikutip Holopis.com dalam kanal YouTube Zulfan Lindan Unpacking Indonesia, Senin (22/9).

Mulahati mengungkapkan spekulasi negatif yang beredar di muka publik terkait hubungan antara Presiden Prabowo dengan Wakil Presiden, yang didasarkan atas absennya Wapres tersebut dalam momen reshuffle dianggap tidak masuk akal.

“Jadi kalau disangkut pautkan dengan reshuffle ketidakberadaan Mas Wapres saat pergantian menteri-menteri tersebut terus di framing untuk mengatakan bahwa hubungan Pak Prabowo dengan Mas Wapres hari ini jadi renggang itu benar-benar di luar nalar,” ujarnya.

Kata dia, seorang akademisi dan orang yang memiliki pikiran cerdas seharusnya tidak membuat framing negatif terhadap keberangkatan Gibran yang melakukan kunjungan kerja di Papua Nugini.

Mulahati menegaskan, seharusnya orang-orang tersebut menekankan pentingnya kecerdasan di kalangan masyarakat dengan memberikan informasi yang sejelas-jelasnya.

- Advertisement -

“Sebagai akademisi harusnya mencerdaskan rakyat. Enggak usah membuat framing-framing yang enggak penting. Apalagi terkait keberangkatannya Mas Wapres ke Papua Nugini itu secara rasional, secara rakyat saja,” ungkapnya.

Lantas ia menilai hubungan Presiden dan Wakil Presiden dalam keadaan baik-baik saja, meski Gibran tidak hadir dalam reshuffle kabinet.

Mulahati juga menganggap ketidakhadiran Wapres tersebut tidak akan mengurangi makna apapun dalam acara tersebut, lantaran acara reshuffle ini bersifat seremonial dan merupakan hak prerogatif Kepala Negara dalam mengambil keputusan reshuffle.

“Karena kedekatan dan hubungan Mas Wapres sampai saat ini, kita selaku Jokowi Lovers atau Geng Solo melihat baik-baik saja,” tuturnya.

“Dan pada saat reshuffle itu kan hanya mungkin acara seremonial yang itu adalah hak prerogatifnya Pak Prabowo. Jadi dengan tidak ada dan ada pun Mas Gibran di situ tidak mengurangi apapun,” tambahnya.

Maka dalam perspektifnya, ia menuturkan bahwa Wapres Gibran lebih mengutamakan kunjungan kepada rakyat, sebab ia menjalankan mandat sekaligus perannya yang membantu tugas seorang Presiden.

“Tapi Mas Gibran di sini saya pribadi ngelihat bahwa Mas Gibran lebih mementingkan, dia mengunjungi rakyat gitu. Mengunjungi masyarakat selaku dia adalah pembantu Presiden,” imbuhnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Fitri Handayani
Fitri Handayani
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU