Menteri ESDM: PT Freeport Hentikan Sementara Aktivitas Tambang Bawah Tanah Usai Longsor

0 Shares

JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa PT Freeport Indonesia telah menghentikan sementara aktivitas penambangan bawah tanah usai terjadi longsor di Grasberg Block Cave, pada Senin 8 September 2025 sekitar pukul 22.00 WIT.

Sebelumnya diketahui, kejadian longsor tersebut menyebabkan tujuh orang pekerja yang terjebak di area pertambangan tempat terjadinya bencana itu.

“Sekarang berhenti sementara,” kata Bahlil, seperti dikutip Holopis.com dalam kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (16/9).

Kata dia, ketujuh korban tersebut masih terjebak dalam timbunan tanah longsor. Namun, ia mengatakan tim yang menangani kejadian tersebut masih terus melakukan pencarian terhadap korban-korban yang terjebak.

“Tapi orang di dalam .asih dalam posisi terjebak, dan belum ada informasi, dan proses pencarian masih tetap di dalam, terangnya.

Bahlil memastikan seluruh fasilitas dan personel dari pemerintah, kini telah difokuskan untuk penanganan bencana dan evakuasi pekerja dalam kejadian longsor tersebut.

- Advertisement -

“Semua fasilitas personil semua lagi fokus bagaimana menangani bencana yang ada di sana,” ungkapnya.

Terkait hal itu, Bahlil telah melaporkan kejadian ini kepada Presiden RI Prabowo Subianto. Ia menegaskan bahwa tim penanganan sudah berada di lokasi kejadian sejak beberapa hari lalu untuk memantau perkembangan situasi lebih lanjut.

“Dan sekarang kita tahu bahwa kondisi di Timika di underground itu ada terjadi longsor, dan saya sudah melaporkan kepada Bapak Presiden dan tim kami sudah ada di Timika sejak beberapa hari yang lalu,” tuturnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya sedang menunggu laporan terbaru mengenai perkembangan situasi dan keadaan yang terakhir terjadi di sana.

“Nanti kita menunggu laporan perkembangan terakhirnya,” ujarnya.

Di sisi lain, ia menuturkan bahwa pemerintah Indonesia tengah memiliki rencana untuk membangun solar panel atau panel surya berkapasitas besar di setiap desa, yaitu dengan jumlah 1,5 gigawatt untuk masing-masing desa.

Ia mengatakan, proyek ini menargetkan total kapasitas mencapai 80 hingga 100 gigawatt sebagai langkah strategis mempercepat transisi energi nasional.

“Kita mau bangun solar panel yang satu desa itu sampai 1,5 gigawatt (GW). Jadi ke depan itu kita akan bangun kurang lebih sekitar 80 sampai dengan 100 giga watt (GW),” imbuhnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Fitri Handayani
Fitri Handayani
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU