JAKARTA – Hari Olahraga Nasional (Haornas) diperingati pada tanggal 9 September di setiap tahunnya, sesuai Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 67 Tahun 1985.
Tahun 2025 ini Haornas menginjak usia ke-42, dimana di setiap tahunnya peringatan tersebut mengusung tema yang berbeda-beda. Mengingat, Haornas merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat mengenai pentingnya pendidikan olahraga.
Ditetapkannya Haornas pada tanggal 9 September juga tak lepas dari digelarnya Pekan Olahraga Nasional (PON) pertama pada 9 September tahun 1948 silam di Stadion Sriwedari Surakarta, Solo, Jawa Tengah.
Sejarah Hari Olahraga Nasional (Haornas)
Diawali Kegagalan Atlet Indonesia Ikuti Olimpiade London Tahun 1948
Peringatan Haornas tanggal 9 September berkaitan dengan atlet-atlet Indonesia yang hendak berpartisipasi dalam Olimpiade Musim Panas, London Tahun 1948 silam.
Atlet-atlet terbaik bangsa Indonesia yang hendak mengikuti Olimpiade tersebut disiapkan langsung oleh Persatuan Olahraga Republik Indonesia (PORI).
Namun, mimpi atlet-atlet Indonesia untuk unjuk gigi di Olimpiade London itu gagal terlaksana, pasalnya Inggris tidak mengakui paspor atlet asal Indonesia.
Hal itu dapat terjadi karena nyatanya memang Indonesia baru saja merdeka. Status Indonesia sebagai sebuah negara merdeka belum diakui dunia Internasional kala itu, alias masih dalam pengaruh Belanda.
Terlebih, PORI ketika itu belum secara resmi menjadi bagian dari International Olympic Committee (IOC).


