“Dan ini kami berharap turunannya sampai ke daerah, sampai ke kabupaten/kota,” imbuh Menpora.
Yang tak kalah penting, sambung Menpora Dito, yaitu prioritas cabang olahraga (cabor) yang berpotensi meraih medali di Asian Games dan Olimpiade. Kedua ajang ini menjadi prioritas sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
“Adapun SEA Games menjadi tolok ukur dari cabang olahraga yang tidak dipertandingkan di Asian Games maupun olimpiade,” jelas Menpora.
Lebih lanjut Menpora Dito berpesan kepada para pengurus organisasi olahraga yang aktif menjadi pembina atau pengurus, harus siap berkontribusi secara sukarela. Terkecuali para staf yang bekerja untuk operasional yang memang bekerja penuh waktu dan berhak meminta gaji.
“Jadi saya berharap Rakernas ini benar-benar menjadi momentum untuk menyatukan komitmen kita dalam membangun olahraga Indonesia yang berprestasi, profesional, dan membanggakan bangsa,” tegas Menpora Dito yang hadir didampingi Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Surono.
Mengusung tema “Bersatu Berprestasi Sukseskan Asta Cita”, Rakernas KONI Pusat 2025 ini dihadiri ratusan peserta terdiri para pengurus 38 KONI Provinsi, dan perwakilan KONI kabupaten/kota seluruh Indonesia, 78 pengurus pusat cabang olahraga anggota KONI Pusat serta 6 organisasi fungsional.


