JAKARTA – Aktris dan presenter Rina Nose meminta penggemarnya dan masyarakat Indonesia agar lebih cerdik dalam mengonsumsi pemberitaan dan segala informasi di media sosial. Apalagi Rina membahas terkait pemberitaan di media yang sering ada narasi yang mudah menggiring masyarakat.
“Apa yang kita lihat di media. Baik itu media televisi ataupun media sosial. Media itu kan ada visualnya, ada narasinya, dan itu dibuat, ya nggak tahu itu suatu kebenaran atau jangan-jangan fiktif,” kata Rina Nose di Instagram @rinanose16, dikutip Holopis.com, Selasa (2/9).
Rina mengatakan pemikiran orang-orang biasanya langsung mengikuti narasi dan berimajinasi ke arah yang diinginkan, sehingga mudah untuk terikut arus.
“Tapi kalau kita melihat, visual dan mendengarkan narasi itu, otak kita kan biasanya udah berimajinasi nih ke arah situ. Jadi akhirnya terpancing untuk mudah mengikuti arus narasi,” kata Rina.
Rina memberikan contoh bahwa orang dengan mudah mengikuti narasi sebuah berita yang menggiring opini agar seseorang merasa simpati, atau agar orang merasa sesuatu itu negatif.
“Misalnya ada narasi yang menggiring ke arah empati, lau kita tiba-tiba jadi mudah kasihan. Atau narasi-narasi yang menggiring ke arah yang positif,” lanjutnya.
Padahal menurutnya, narasi-narasi yang mudah membuat kagum atau kebalikannya membuat orang lain kesal belum tentu yang sebenarnya.
“Kita jadi mudah kagum, atau narasi-narasi yang menggiring ke arah yang lebih negatif. Kita jadi mudah marah, mudah membenci. Padahal apa yang kita lihat di media itu belum tentu aslinya seperti itu,” lanjutnya.
Tak bisa dipungkiri, Rina merasakan memang seperti itu lah cara kerja media dengan berbagai kontennya yang bisa menggiring opini seseorang terhadap sesuatu.
“Tapi kita terpancing dengan imajinasi kita sendiri, karena kita melihat visualnya dan mendengar narasinya. Ya memang cara kerja media ya memang seperti itu gitu,” katanya.
Meski demikian, Rina menerangkan bahwa sebagai konsumen pemberitaan dan informasi, harus lah lebih bijak dan bisa berpikir dengan logika.
“Tapi kita bisa punya pilihan, dan kendalinya ada di tangan kita. Kita bisa tetap menjaga akal sehat kita. Kita bisa tetap berpikir dengan logika. Kita yang mengendalikan diri kita,” pungkas Rina Nose.
Video itu diunggah Rina Nose pasca aksi demonstrasi di Jakarta dan beberapa wilayah lainnya berakhir ricuh. Aki demo dilakukan setelah masyarakat memprotes para anggota DPR yang dinilai merugikan dan tidak sensitif terhadap penderitaan serta perjuangan masyarakat.


