Sambut HUT 80 RI, SPI Minta Prabowo Pastikan Indonesia Lepas dari Ekonomi Neokolonialisme

0 Shares

Menurutnya, apabila penertiban kawasan hutan tidak ditempatkan dalam bagian pelaksanaan reforma agraria, maka ia yakin penertiban kawasan hutan akan menimbulkan pemusatan ekonomi bagi BUMN yang terbukti selama ini tidak bisa membawa keadilan ekonomi bagi buruh, petani, dan sumbangan bagi ekonomi negara.

“Jalan keluarnya jelas, reforma agraria dan kedaulatan pangan harus dijalankan. Koperasi harus tumbuh bukan hanya sebagai pernyalur, tapi benar-benar mengurus produksi pertanian, koperasi harus menjadi soko guru ekonomi Indonesia,” tutur Henry.

Lebih dari itu, ia pun mendorong agar Indonesia memaksimalkan kerja sama ekonomi dengan negara-negara Asia Afrika dan negara-negara lain yang sejalan dengan Dasasila Bandung, yaitu sistem ekonomi solidaritas dunia.

“Dasasila Bandung juga harus kita jalankan dengan seluruh daya upaya kita, karena saat ini bahkan terjadi ultra kolonialisme dan imperialisme, rakyat palestina bukan saja digusur dari tanahnya bahkan dimusnahkan,” sambungnya.

Henry Saragih menegaskan bahwa semua usualannya itu merupakan aspek penting dalam menyosong Indonesia Maju dalam momentum Hari Ulang Tahun ke 80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia tak ingin HUT RI menjadi seremonial belaka, akan tetapi menjadi refleksi kolektif untuk mewujudkan Indonesia yang berdikari.

“Usia kemerdekaan yang menginjak 80 tahun pada hari ini bukan sekadar perayaan. Ini adalah pengingat bahwa perjalanan kita belum selesai. Cita – cita kemerdekaan masih jauh, selama tanah, pangan, dan ekonomi bangsa masih dikuasai oleh segelintir korporasi dan kepentingan kelompok tertentu,” ucapnya.

- Advertisement -

“Kemerdekaan sejati hanya bisa diraih apabila reforma agraria dijalankan, kedaulatan pangan ditegakkan, dan seluruh kekayaan alam dikelola untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Kemerdekaan harus mengakhiri keserakahan, kemerdekaan harus mewujudkan cita-cita proklamasi,” pungkas Henry Saragih.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Muhammad Ibnu Idris
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU