JAKARTA – TNI mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan penindakan terhadap teroris Papua jelang perayaan HUT ke-80 RI.
Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi menjelaskan, penindakan tersebut menyebabkan berhasil melumpuhkan delapan anggota teroris Papua atau Organisasi Papua Merdeka (OPM).
“TNI melakukan penindakan di tiga lokasi berbeda. Penindakan ini merupakan bagian dari upaya menciptakan situasi kondusif di Papua menjelang perayaan kemerdekaan,” kata Kristomei dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com/
Penindakan pertama terjadi pada Jumat (8/8/2025) di Kampung Biak, Distrik Mewoluk, Kabupaten Puncak Jaya. Saat itu, pasukan tengah memburu kelompok OPM pimpinan Tenggamati Enumbi yang masuk daftar pencarian orang (DPO) Polda Papua sejak 2014. Dalam kontak senjata, tiga anggota OPM tertembak, salah satunya diduga Tenggamati Enumbi.
Operasi kedua berlangsung Senin (11/8/2025) di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya. Pasukan terlibat baku tembak dengan kelompok OPM Kodap VIII Kemabu. Satu anggota OPM bernama Dece Mujijau tewas, sedangkan dua lainnya, Daume Maeseni dan Sabinus Joani, terluka.
Selanjutnya, operasi ketiga digelar Selasa (12/8/2025) di sekitar Kampung Eknemba, Distrik Sugapa. Dalam serangan balasan kelompok OPM, pasukan TNI berhasil menewaskan dua anggota, yaitu Teleginus Maiseni, tokoh OPM Kemabu, dan ajudannya, Seprianus Maiseni.
“Dari penindakan di tiga lokasi, TNI menyita sejumlah senjata, peluru, dan alat telekomunikasi,” imbuhnya.
Ia menegaskan, TNI akan terus melakukan penyisiran untuk melindungi masyarakat sekitar dari serangan OPM demi terciptanya situasi aman dan kondusif di Papua.


