Presiden Prabowo Kunjungi Pameran Inovasi di KSTI 2025 Dukung Teknologi Nasional

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengawali kegiatannya di Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) Tahun 2025 dengan mengunjungi sejumlah pameran inovasi teknologi unggulan nasional di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Institut Teknologi Bandung (ITB), Provinsi Jawa Barat, Kamis (7/8).

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo langsung meninjau pameran yang menampilkan berbagai capaian dan terobosan di delapan sektor prioritas nasional, antara lain energi, pertahanan, digitalisasi (kecerdasan buatan dan semikonduktor), hilirisasi, kesehatan, pangan, maritim, serta material dan manufaktur maju.

Salah satu peserta pameran, PT Pertamina (Persero), menampilkan berbagai inovasi di sektor energi, termasuk Katalis Merah Putih dan rig pengeboran migas buatan anak bangsa.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menegaskan bahwa kehadiran Presiden Prabowo di konvensi ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan teknologi nasional.

“Kita harapkan dengan inovasi-inovasi yang kami tampilkan hari ini, kontribusi peningkatan migasnya bisa meningkat di masa yang akan datang sehingga target Bapak Presiden Prabowo untuk lifting migas naik, ketahanan energi nasional terjaga bisa tercapai,” ujar Fadjar, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.

Fadjar juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam pengembangan teknologi yang terus berkembang. “Tantangannya tentu pertama teknologi ya, karena teknologi ini terus berkembang. Oleh sebab itu kita juga harus membuka diri, berkolaborasi dengan banyak pihak salah satunya dengan ITB yang juga concern soal teknologi,” jelasnya.

Sementara itu, dari sektor kesehatan, Universitas Gadjah Mada melalui Science Techno Park menampilkan teknologi ventilator adaptif yang mampu menyesuaikan kebutuhan oksigen pasien. Deputy Director UGM Science Techno Park Prof. Sang Kompiang Wirawan menjelaskan bahwa inovasi ini telah memiliki izin edar dan siap diproduksi.

“Ventilator ini memang sangat spesial karena ventilator selama ini kan pasien itu mengikuti seburan oksigen dari ventilatornya. Kalau ini berbeda. Kalau pasiennya ini sedang dalam kondisi sesak, dia akan menyesuaikan. Jadi ini inovasi baru yang menyesuaikan dengan pasien,” ungkap Prof. Sang Kompiang.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Achmad Husin Alifiah
Tim Penulis & Editor
Achmad Husin Alifiah
Apresiasi untuk Achmad Husin Alifiah

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKMIklan: Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--
YANG BARU