JAKARTA – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Daerah Khusus Jakarta (DKJ) Rano Karno meminta agar Perumda Pasar Jaya menertibkan pedagang liar di luar kawasan pasar.
Pasalnya, keberadaan lapak di area parkir, badan jalan, dan sebagainya, merugikan pedagang resmi di dalam gedung pasar.
“Kita sudah banyak bangun gedung pasar baru, tapi kiosnya banyak kosong ditinggalkan pedagang karena aktivitas dan penjualan sepi. Masyarakat lebih memilih membeli dari pedagang yang mangkal di area parkir atau badan jalan di depan gedung pasar,” kata Plt Gubernur Rano seperti dikutip Holopis.com, Jumat (18/7).
Mestinya lanjut Rano, pedagang liar yang punya kios di dalam pasar maupun yang tidak punya kios, sana-sama ditertibkan, supaya gedung pasar berfungsi sebagaimana mestinya.
“Banyak gedung pasar yang sepi pedagang, karena ada pembiaran perdagangan liar di luar bangunan pasar. Pemerintah sudah banyak keluar uang, tapi manfaatnya tidak maksimal. Kios kosong tapi perdagangan liar ramai dan mengganggu ketertiban umum,” tandas Rano.
Sebelumnya, Rano berkunjung ke kantor Perumda Pasar Jaya sehubungan rencana pembangunan empat unit pasar tradisional dengan pendekatan modern. Kunjungan Rano dalam rangka memastikan rencana revitalisasi sejumlah pasar tradisional yang akan dimulai pada tahun ini.
“Kita akan segera mulai membangun empat pasar tradisional dengan pendekatan modern. Nah karena itulah saya datang ke sini. Jangan sampai pasar baru itu nantinya mubazir,” katanya.
Diakui Rano, dirinya baru pertama kali melakukan kunjungan kerja menyambangi Kantor Perumda Pasar Jaya di Jl Raya Cikini, Menteng. Meski pengembangan pasar tradisional akan dilakukan menggunakan pendekatan modern, namun fungsinya dipastikan tetap akan berperan seperti sebelum direvitalisasi.
“Pendekatan unsur modern seperti digitalisasi pembayaran serta pembaharuan bangunan, sebagai hal tak terhindarkan dan malah akan memudahkan masyarakat,” jelas Rano.
Selain fungsi ekonomi, keberadaan pasar nantinya juga akan dilengkapi dengan berbagai sarana pendukung, seperti sarana sosial, olahraga dan fasilitas kebersihan. Diharapkannya, pengalaman Perumda Pasar Jaya akan memberikan sentuhan dan pendekatan yang berbeda sehingga menjadikan Pasar Baru lebih menarik bagi pengunjung.

