JAKARTA – Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menyampaikan bahwa tugas pokok yang dimiliki oleh Polri adalah memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayan masyarakat. Bahkan dalam konteks penegakan hukum Polri memiliki fungsi pencegahan.
“Tugas pokok kita adalah memberikan perlindungan, pengayoman, serta penegakan hukum yang berbasis pada pendekatan pencegahan,” kata Kapolda Riau Irjen Pol Herry dalam sebuah dialog seperti dikutip Holopis.com, Rabu (2/7/2025).
Oleh sebab itu, dalam rangka untuk menjalankan tugasnya dengan baik, maka Polri perlu melakukan sinergitas dengan lintas elemen, termasuk kalangan masyarakat, sehingga apa yang menjadi target pemerintah dan negara dapat tercapai. Beberapa di antaranya adalah terkait dengan kondisifitas investasi dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Sinergi antara Polri dan masyarakat adalah pondasi utama terciptanya iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi yang kondusif di Riau,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolda Riau juga menekankan makna tagline “Melindungi Tuah, Menjaga Marwah”. Tuah merujuk pada kekayaan alam dan budaya Melayu Riau yang harus dijaga dan dilestarikan. Sementara Marwah adalah citra dan kehormatan yang wajib dipertahankan dengan menjunjung tinggi integritas dan pelayanan kepada publik.
Menyesuaikan dengan dinamika zaman, Kapolda Riau mengungkapkan bahwa Polri tidak hanya bertugas di lapangan, tetapi juga harus hadir aktif di ruang digital.
“Kami tengah mempersiapkan peluncuran program inovatif bernama RADAR (Responsif Aktif Digital Aman Riau) yang dirancang untuk membangun literasi digital di kalangan generasi milenial dan Gen Z, serta menciptakan ruang komunikasi terbuka antara masyarakat dan institusi Polri,” ujarnya.
Program RADAR akan terintegrasi dengan berbagai platform media sosial seperti TikTok, Instagram, dan Facebook, serta didukung oleh layanan pengaduan melalui 110. RADAR juga akan dilengkapi dengan Tim Respon Cepat yang siap menindaklanjuti laporan masyarakat dan memberikan umpan balik secara langsung. Dengan ini, masyarakat dapat memastikan apakah laporan tersebut benar atau hoaks.
“Kami harap masyarakat semakin memahami bahwa Polri adalah bagian dari mereka, siap mendengar, melindungi, dan melayani dengan semangat profesionalisme serta empati,” pungkasnya.

