AS Serang Iran, Harga Bitcoin Langsung Ambrol

0 Shares

JAKARTA – Keputusan Amerika Serikat (AS) melakukan serangan militer ke Iran pada akhir pekan ini memicu efek domino di berbagai pasar global, termasuk pasar derivatif crypto currency.

Dikutip Holopis.com dari CoinMarketCap, harga bitcoin kembali mengalami penurunan tajam, bahkan menembus ke bawah level US$101.000 pada Minggu (22/6) pagi waktu Indonesia.

- Advertisement -

Penurunan ini sejalan dengan prediksi pasar, mengingat ketegangan konflik geopolitik di Timur Tengah, khususnya Iran dengan Israel masih memanas, yang meningkatkan ketidakpastian.

Menurut data Coinglass, rasio long/short harga bitcoin telah condong tajam ke arah short sejak 17 Juni lalu. Hal ini mencerminkan semakin kuatnya pandangan bahwa reli BTC baru-baru ini mulai kehilangan tenaga.

- Advertisement -

Pada waktu publikasi, rasio ini berada di angka 0,95, yang berarti lebih banyak trader bertaruh melawan altcoin ini. Rasio ini membandingkan jumlah posisi longdan short di pasar.

Artinya, ketika rasio long/short suatu aset berada di atas 1, berarti ada lebih banyak posisi long daripada short, menandakan bahwa mayoritas trader mengincar kenaikan harga.

Sebaliknya, seperti terlihat pada BTC, rasio di bawah 1 menunjukkan bahwa sebagian besar trader bersiap menghadapi penurunan harga.

Ini mencerminkan tingginya sentimen bearish dan meningkatnya ekspektasi bahwa pergerakan turun akan terus berlanjut dalam jangka pendek.

Kondisi ini tentu membuat para trader di dunia kripto harus berhati-hati. Sebab selain konflik geopolitik, terdapat sentimen lain seperti keputusan tarif AS yang juga berdampak pada pasar.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru