JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengeluarkan kebijakan kontroversial di bidang pendidikan. Dimana diketahui pada Senin (26/5), Trump mengancam akan mengalihkan dana hibah bernilai miliaran dolar AS dari Universitas Harvard dan memberikan dana tersebut kepada sekolah-sekolah kejuruan di seluruh AS.
“”Saya mempertimbangkan untuk mengambil Dana Hibah sebesar Tiga Miliar Dolar dari Harvard yang sangat antisemit, dan memberikannya kepada sekolah kejuruan di seluruh negeri,” ujar Trump dalam sebuah unggahan di media sosial seperti dikutip Holopis.com dari Xinhua, Selasa (27/5).
Trump menegaskan bahwa kebijakannya tersebut bakal lebih bermanfaat ketimbang kondisi saat ini.
“Itu akan menjadi investasi yang luar biasa bagi AS, dan sangat dibutuhkan!!!” tegasnya.
Pemerintahan Trump diketahui telah mengambil langkah untuk membekukan pendanaan dan memblokir kemampuan Harvard untuk menerima mahasiswa internasional.
Hal tersebut dilakukan Trump karena dianggap sebagai kegagalan universitas Ivy League itu dan universitas-universitas lainnya dalam menindak tegas antisemitisme.
Harvard adalah universitas tertua dan terkaya di AS dengan dana abadi sebesar 53 miliar dolar AS.
“Para pejabat pemerintah telah menggunakan alasan tersebut untuk menekan sekolah-sekolah agar melembagakan perubahan kebijakan yang luas yang menurut para pejabat universitas melanggar kebebasan berbicara dan misi akademis mereka,” tulis Bloomberg News dalam laporannya mengenai langkah itu.
“Harvard telah menjadi sorotan utama dalam kampanye Trump, dengan pemerintahannya telah menangguhkan dana penelitian federal senilai lebih dari 2,6 miliar dolar AS dan mengatakan bahwa universitas tersebut tidak akan dapat menerima pendanaan baru,” imbuh laporan itu.


