Dari Kerak Telor hingga Donasi Masjid, QRIS Jadi Solusi UMKM GO Digital

0 Shares

JAKARTA – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyoroti peran strategis QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dalam mendorong kemudahan transaksi sekaligus memperluas akses layanan keuangan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dengan hanya memindai kode QR lewat ponsel, siapa pun kini bisa bertransaksi cepat, mudah, dan tanpa biaya tambahan, bahkan untuk bertransaksi dengan pedagang kaki lima sekalipun.

“Sekarang, tanpa bawa dompet, uang cash, atau kartu, kita bisa melakukan pembayaran hanya dengan HP melalui QRIS. Belanja di mal, jajan cendol, kerak telor, seblak di pedagang kaki lima, bahkan donasi di masjid, semua bisa,” ujar Gibran dalam keterangannya, dikutip Holopis.com, Minggu (18/5).

Ia mengenang masa sebelum 2019, ketika proses pembayaran masih rumit dan tidak semua pedagang bisa menerima metode digital karena keterbatasan infrastruktur.

Mesin EDC atau platform dompet digital hanya digunakan oleh toko-toko besar, sedangkan warung kecil harus bertahan dengan sistem tunai yang menyulitkan konsumen dan memperlambat transaksi.

“Kalau tidak ada kembalian, harus cari tukaran dulu. Kadang malah dikembalikan dengan permen,” kata Gibran sembari menekankan pentingnya digitalisasi untuk mempercepat layanan dan memangkas antrean.

- Advertisement -

Kini, berkat QRIS, lebih dari 38 juta merchant telah bergabung dalam sistem pembayaran digital nasional tersebut, dan 93 persen di antaranya berasal dari kalangan UMKM.

Menurut data Bank Indonesia per Maret 2025, volume transaksi QRIS tumbuh sebesar 173 persen dibanding tahun lalu, dengan nilai transaksi tembus Rp104 triliun atau naik 149 persen secara tahunan.

Gibran juga menegaskan bahwa kemudahan akses terhadap QRIS tidak hanya menguntungkan konsumen, tetapi juga mendongkrak efisiensi usaha kecil.

Selain mempermudah pencatatan keuangan, QRIS juga membuka jalan menuju layanan perbankan formal, pinjaman digital, dan penguatan posisi UMKM dalam rantai ekonomi nasional.

“QRIS tidak hanya memudahkan customer, tapi juga memberikan manfaat besar bagi pedagang kaki lima, usaha rumahan, dan UMKM, baik dari sisi digitalisasi maupun akses terhadap jasa keuangan,” tegasnya.

Dengan semakin masifnya penggunaan QRIS, Gibran mengajak masyarakat untuk terus mendukung penggunaan sistem ini dalam keseharian.

“Karena dari QRIS tersimpan harapan besar tentang ekonomi yang inklusif, tentang negara yang berdaulat, dan tentang rakyat yang bergerak bersama,” pungkasnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Khoirudin Ainun Najib
Khoirudin Ainun Najib
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

YANG BARU