JAKARTA – Sebuah gempa berkekuatan 5.0 skala richter telah mengguncang Taiwan timur laut pada hari ini, Rabu (9/4) waktu setempat. Disampaikan oleh Survei Geologi Amerika Serikat, gempa bumi itu telah menyebabkan banyak bangunan sampai berguncang.
Seorang Biro Pemadam Kebakaran Kabupaten Yulan menjelaskan bahwa ia merasakan bangunan berguncang saat gempat terjadi.
“Saya merasakan bangunan berguncang sebentar saat gempa terjadi,” demikian disampaikan Biro Pemadam Kebakaran Yilan, dikutip Holopis.com, Rabu (9/4).
Tetapi Otoritas Pemadam Kebakaran Yilan menjelaskan bahwa belum ada laporan langsung mengenai kerusakan atau pun adanya korban luka.
Badan Pemadam Kebakaran Nasional juga mengatakan bahwa belum ada laporakn kerusakan di mana pn di pulay tersebut. Namun, informasi terbaru mengatakan layanan kereta api di Taiwan, termasuk kereta api berkecepatan tinggi tidak terpengaruh oleh gempa.
Sebagai informasi Sobat Holopis, Taiwan memang sering dilanda gempa bumi. Hal tersebut karena Taiwan berada di tepi dua lempeng tektonik yang dekat dengan Cincin Api Pasifik, dan merupakan zona paling aktif secara seismik di dunia.
Sementara itu gempa bumi besar terakhir terjadi pada bulan April 2024. Saat itu, Taiwan dilanda gempa berkekuatan 7.4 skala richter, dan gempa terkuat dalam 25 tahun belakangan di sana.
Sebanyak 17 orang meninggal dunia akibat gempa tersebut. Gempa itu pun dinilai sebagai gempa paling bahaya sejak gempa sebesar 7.6 magnitudi di Taiwan pada tahun 1999.
Sejak saat itu, Taiwan pun memperbarui bangunannya agar memasukkan metode konstruksi yang tahan gempa. Mereka pun membuat bangunan yang bisa bergoyang lebih mudah ketika tanah bergerak.



