JAKARTA – Film Disney Snow White telah mengalami banyak kritikan pedas dan kontroversi sejak masih dalam proses produksi di tahun 2022. Mulai dari kritikan aktor kerdil, Peter Dinklage tentang karakter ikonis Snow White, hingga pernyataan pemeran Snow White, Rachel Zegler, yang menjadi perhatian publik di tahun 2023.
Dalam pernyataannya tersebut, Rachel mengatakan bahwa Snow White versinya akan sangat berbeda dari kartun aslinya. Snow White kali ini akan lebih feminis dan tidak ditolong oleh pangeran.
“Ini sudah bukan tahun 1937 lagi, dia tidak akan diselamatkan oleh pangeran, dan dia tidak akan memimpikan cinta sejati,” kata Rachel saat itu, kembali dikutip Holopis.com, Kamis (13/3).
Kemudian Rachel mengatakan bahwa Snow White versi terbaru akan bermimpi menjadi seorang pemimpin.
“Dia akan bermimpi menjadi pemimpin yang ia yakini bisa dilakukan,” katanya.
Ternyata komentar Rachel langsung mengundang banyak kritikan pedas. Banyak yang menilai bahwa Disney merusak karakter Snow White yang sudah sangat ikonis.
Apalagi, keinginan Snow White di karakter kartun tahun 1937 yang menginginkan cinta dinilai sebagai sesuatu yang tidak salah.
Pasca kontroversi tersebut, proses produksi Snow White seolah-olah ditutup rapat-rapat dan tidak terlalu digembor-gemborkan.
Disney Akan Adakan Acara Tertutup
Disney pun dikabarkan tidak mengundang banyak media mainstream di premier Snow White nanti, hal ini pun dinilai sangat berbeda dibandingkan film-film live action Disney lainnya.
Disney hanya akan mengundang fotografer dan kru dari tim mereka sendiri di Disney. Namun, Disney tidak memberikan alasan resmi mengapa membuat keputusan tersebut.
Namun, muncul spekulasi bahwa Disney tak berani mengundang banyak media akibat kontroversi yang meliputi film Snow White.
Sebagai informasi Sobat Holopis, live action Snow White akan tayang di bioskop pada 21 Maret 2025.

