Endus Bau Anyir Putusan Bebas Gazalba Saleh, KPK Minta Susunan Majelis Hakim Diganti

HOLOPIS.COM, JAKARTA –  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ‘mengendus’ kejanggalan atau bau anyir dalam putusan sela majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta yang membebaskan hakim agung nonaktif Mahkamah Agung (MA) Gazalba Saleh. Lembaga antikorupsi menyerahkan penilaian atas dugaan itu kepada Badan Pengawas Mahkamah Agung (Bawas MA) dan Komisi Yudisial (KY). 

“Kalau soal bau-bau anyir semua orang bisa menciumnya pak. Apa lagi Komisi Pemberantasan Korupsi yang kerjanya memang mencium,” ungkap Ketua sementara KPK, Nawawi Pomolango di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, seperti dikutip Holopis.com, Selasa (25/6).

Gazalba merupakan terdakwa perkara dugaan gratifikasi serta tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang perkaranya sempat bergulir di Pengadilan Tipikor Jakarta. Namun, majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta dalam putusan selanya mengabulkan eksepsi atau nota keberatan Gazalba.  

Majelis hakim dalam putusannya memerintahkan KPK mengeluarkan Gazalba dari tahanan. Putusan sela perkara Gazalba Saleh diketok majelis hakim yang diketuai Fahzal Hendri dengan anggota Rianto Adam Pontoh serta Sukartono.

“Kami serahkan sepenuhnya kepada Komisi Yudisial dan Badan Pengawas untuk melakukan penilaian,” dutanbahkan Nawawi.

KPK lalu mengajukan perlawanan atau verzet atas putusan sela tersebut. Lalu, pengadilan Tinggi (PT) Jakarta mengabulkan verzet KPK dan membatalkan putusan sela Pengadilan Tipikor Jakarta. Dalam putusannya, PT Jakarta memerintahkan Pengadilan Tipikor Jakarta untuk melanjutkan sidang pemeriksaan perkara gratifikasi dan TPPU yang menjerat Gazalba Saleh. 

KPK mengapresiasi putusan PT DKI itu. Lembaga antirasuah meminta agar Pengadilan Tipikor Jakarta memulai sidang perkara Gazalba dengan catatan agar majelis hakim yang menangani perkara itu diganti. 

“KPK meminta agar Pengadilan Tipikor pada PN Jakpus memulai kembali pemeriksaan atas nama Gazalba Saleh dengan catatan mengganti susunan majelis hakim terdahulu dengan majelis hakim yang baru. Ini maksud kami untuk mengindari jangan sampai majelis hakim terdahulu terjebak putusannya yang telah menyatakan surat dakwaan itu tidak sah,” ujar Nawawi. 

Selain itu, KPK juga meminta Pengadilan Tipikor Jakarta segera mengeluarkan penetapan penahanan terhadap Gazalba. Permintaan ini disampaikan lantaran penahanan Gazalba yang saat ini yang telah menghirup udara bebas merupakan kewenangan pengadilan. 

“Penahanan tersangka ini sudah di dalam tahapan penahanan majelis hakim. Jadi KPK hanya bisa berharap agar penahanan kembali status penahanannya kembali pada majelis hakim,” tutur Nawawi.

Temukan kami juga di Google News
  • Baca Juga

KPK Duga Bos Tambang Orang Dekat Bahlil Lahadalia Terlibat Suap Tambang Malut

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak menampik adanya dugaan keterlibatan bos tambang, Setyo Mardanus dalam sengkarut dugaan suap Gubernur Maluku Utara nonaktif Abdul Gani Kasuba terkait pengurusan perizinan tambang di Malut.

KPK Sebut Nilai Akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh PT ASDP Capai Rp 1,3 Triliun

Nilai kontrak akuisisi kerja sama PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyebrangan (ASDP) Indonesia Ferry terhadap PT Jembatan Nusantara disebut mencapai Rp 1,3 triliun.

Kasus Harun Masiku, Staf Hasto dan 3 Tim Hukum PDIP Dicegah ke Luar Negeri

Ditjen Imigrasi Kemenkumham mencegah lima orang berpergian ke luar negeri. Ini atas permintaan KPK terkait pengusutan kasus dugaan suap Harun Masiku yang masih buron.

Mahasiswa Rote Desak Jaksa Segera Tuntaskan Kasus Dana Covid

Sekelompok mahasiswa asal Kabupaten Rote Ndao mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Rote Ndao untuk segera menuntaskan kasus dugaan korupsi dana Covid-19.

KPK Periksa Komisaris PT Asiatel Globalindo Tan Heng Lok

Tim penyidik KPK) mengagendakan pemeriksaan pemeriksaan terhadap Komisaris PT Asiatel Globalindo Tan Heng Lok (THL), pada Selasa (23/7).
Presiden dan Wakil Presiden 2024 - 2029
Sudaryono Jateng Satu

BERITA TERBARU

Lokasi SIM Keliling Hari Rabu 24 Juli di Jakarta

Jadwal dan lokasi SIM Keliling di Jakarta, pada hari Rabu 24 Juli 2024 beroperasi di lima wilayah mulai pukul 08.00 – 14.00 WIB.