HOLOPIS.COM, JAKARTA – Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie mendukung langkah TNI yang tetap menjaga netralitas dan integritas di dalam menyikapi kontestasi politik elektoral 2024.
Hal ini disampaikan Jerry pasca ada pencopotan paksa sejumlah baliho dengan wajah Ganjar Pranowo sebagai Bacapres di lahan milik TNI di kawasan Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.
“Bagus, ini bentuk dari TNI kita terus menjaga netralitasnya,” kata Jerry dalam keterangannya kepada Holopis.com, Senin (17/7).
Menurutnya, seluruh kepala staf tiga matra harus benar-benar bisa memastikan bahwa jajarannya tidak ada yang melakukan pelanggaran terhadap Pasal 39 Undang-Undang TNI Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia.
“Jangan ada anggota TNI aktif yang coba-coba ikut dalam kontestasi, termasuk dukung mendukung apalagi memfasilitasi kegiatan politik praktis,” tegasnya.
Kemudian, ia juga meminta agar Panglima TNI Laksamana Yudo Margono memastikan ada sanksi tegas kepada prajurit aktif ikut cawe-cawe dalam dukung mendukung pihak tertentu dalam pemilu.
“Kalau purnawirawan oke lah, tapi kalau sampai ada prajurit aktif ikut mendukung atau menjadi penyelenggara deklarasi ini itu, ya harus ditindak tegas. Jangan sampai itu terjadi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Jerry Massie menyatakan bahwa tugas utama TNI adalah memastikan Pemilu 2024 berjalan dengan baik, lancar, aman, jujur, adil dan berintegritas. Bagaimana memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga dengan baik.
“Kalau ikut memastikan pemilu aman jurdil, itu baik, dan itu memang tugasnya. Bukan dukung mendukung capres atau caleg atau calon kepala daerah tertentu, salah itu,” pungkasnya.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...