HOLOPIS.COM, JAKARTA – Sekjen PAN, Eddy Soeparno membeberkan hasil pembahasan dalam pertemuan antara Partai Gerindra dan PAN di kantor DPP PAN, pada Senin kemarin.
Dia mengatakan, bahwa salah satu poin pertemuan pihaknya dengan Gerindra adalah membahas bagaimana agar proses Pemilu 2024 dapat berjalan lancar dan aman.
Kedua parpol dalam pertemuan itu pun sepakat menolak sistem Pemilu proporsional tertutup dan mendukung agar sistem Pemilu terbuka tetap diterapkan pada Pemilu 2024 mendatang.
“Kita sepakat bahwa sistem proporsional pemilu ke depan tetap terbuka dan kita tetap akan menyuarakan itu,” kata Edy dalam keterangannya, Senin (5/6) yang dikutip Holopis.com.
Senada dengan Edy, Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani juga menegaskan, bahwa pihaknya dan PAN sepakat menolak sistem pemilu tertutup.
“Gerindra dan PAN sepakat perlu melanjutkan pemilu dengan sistem terbuka, karena itu diharapkan memperkuat sistem demokrasi,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, sistem Pemilu belakangan ini kembali menjadi topik pembicaraan publik setelah adanya rumor Mahkamah Konstitusi (MK) akan memutuskan untuk mengembalikan sistem Pemilu ke proporsional tertutup.
Adapun rumor tersebut dilontarkan oleh Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham), Denny Indrayana. Dia mengaku mendapat informasi kredibel terkait putusan MK tersebut.
“Pagi ini saya mendapatkan informasi penting. MK akan memutuskan pemilu legislatif kembali ke sistem proporsional tertutup, kembali memilih tanda gambar partai saja,” tulis Denny, Minggu (28/5).

