HOLOPIS.COM, JAKARTA – Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) tengah menjadi perbincangan publik lantaran diduga menyelewengkan dana donasi untuk kepentingan pribadi. Atas situasi tersebut, pihak ACT langsung bereaksi untuk mematikan kolom komentar pada akun instagramnya, @actforhumanity.
Berdasarkan pantauan tim Holopis.com pada Senin (4/7), tidak ada lagi opsi untuk berkomentar pada setiap unggahan Instagram ACT. Walaupun terdapat opsi tersebut, nampak komentar dibatasi oleh pihak ACT.
Meski demikian, ACT terlihat masih mengunggah postingan melalui Instagram Story mereka terkakhir pada sekitar pukul 20.30 WIB.
https://www.instagram.com/tv/CfQORuoJy_s/?utm_source=ig_web_copy_link
Sebagai informasi, nama yayasan ACT mencuat setelah majalah Tempo memberitakan soal dugaan ACT yang melakukan penyelewengan dana donasi umat untuk kepentingan pribadi pimpinannya.
Dalam pemberitaan majalah Tempo, diungkap gaji yang diterima Ahyudin saat masih menjabat Presiden ACT terbilang sangat fantastis, yakni Rp250 juta setiap bulannya. Sementara pejabat yayasan yang berada di bawahnya, seperti senior vice president digaji Rp200 juta per bulan, vice president Rp80 juta, dan direktur eksekutif Rp50 juta.
Tak hanya itu, para petinggi ACT juga memperoleh sejumlah fasilitas mewah, seperti mobil mewah merek Toyota Alphard, Mitsubishi Pajero Sport, dan Honda CRV.
Majalah Tempo juga menemukan dugaan dana ACT yang disalahgunakan untuk kepentingan pribadi Ahyudin, seperi untuk membeli sejumlah keperluan rumah.


