Mata Uang Turki Melemah Setelah Erdogan Usir 10 Dubes Asing

0 Shares

JAKARTA, HOLOPIS.COM – Mata uang Turki, lira, dikabarkan melemah 1.6% terhadap dollar, setelah Presiden Recep Tayyip Erdogan mengumumkan pengusiran duta – duta besar dari Amerika Serika, dan 9 negara barat lainnya.

Mata uang Turki telah mencapai rekor terendah pada pekan lalu setelah bank sentral Turki (CBRT) memangkas suku bunga kebijakannya sebesar 200 basis poin, dalam langkah mengejutkan yang dipandang sembrono oleh para ekonom dan anggota parlemen oposisi.

Lira mencapai titik terendah sepanjang masa di 9,75 pada 1840 GMT pada hari Minggu, melemah dari penutupan Jumat di 9.5950. Dua orang bankir mengaitkannya dengan mengejutkan Erdogan beberapa waktu lalu.

“Saya khawatir dengan pasar keuangan Turk. Lira pasti akan berada di bawah tekanan jual yang ekstrem,” kata Tim Ashe, seorang veteran pengawas pasar berkembang di BlueBay.

Pada hari Sabtu (23/10) Presiden Erdohan mengatakan ia akan mengusir duta-duta besar kesembilan negara yang menuntunt pembebasan seorang pebisnis dan filantropis, Osman Kavala, yang telah dipenjara selama 4 tahun tanpa tuduhan yang pasti.

Musuh-musuh Erdogan mengatakan, perintah Erdogan untuk mengusir duta-duta besar tersebut adalah upaya untuk mengalihkan perhatian dari kesulitan ekonomi Turki, sementara para diplomat berharap pengusiran masih bisa dihindari.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Darin Brenda Iskarina
Darin Brenda Iskarina
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU