Prasetyo menyebut pemerintah masih menanti konfirmasi dari pihak Megawati.
Informasi terbaru mengenai kehadiran Ketua Umum PDIP tersebut akan disampaikan setelah ada kepastian.
“Untuk Ibu Mega, nanti akan kami update jika sudah ada kepastian,” ujar Prasetyo.
Dengan kondisi tersebut, daftar mantan presiden yang akan hadir dalam upacara 17 Agustus masih bisa berubah hingga mendekati hari pelaksanaan.
Sementara itu, pemerintah telah mulai mengirimkan undangan resmi kepada para mantan presiden dan wakil presiden beserta keluarga mereka.
Pengantaran undangan dilakukan mulai Selasa (11/8/2026), menjelang pelaksanaan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Prasetyo mengatakan panitia menugaskan sejumlah pejabat pemerintah untuk menyerahkan undangan secara langsung kepada para tokoh yang pernah menduduki jabatan presiden dan wakil presiden.
Undangan tersebut tidak hanya ditujukan kepada para mantan kepala negara dan mantan wakil kepala negara, tetapi juga keluarga mereka.
Mereka diharapkan dapat menghadiri rangkaian acara peringatan kemerdekaan, termasuk upacara detik-detik Proklamasi di Istana Kepresidenan.
Dengan waktu menuju 17 Agustus yang semakin dekat, perhatian kini tertuju pada siapa saja mantan pemimpin bangsa yang akhirnya hadir dalam perayaan HUT ke-81 RI.



