Ragam
Wajah Lengket Saat Cuaca Panas, Kebiasaan Ini Bisa Bikin Makin Parah
HOLOPIS.COM, JAKARTA – Cuaca panas bukan cuma membuat tubuh lebih mudah berkeringat. Bagi sebagian orang, suhu yang tinggi juga bisa membuat wajah terasa jauh lebih berminyak, lengket dan mudah kusam.
Kondisi tersebut sering membuat orang refleks mencuci muka berkali-kali agar wajah kembali terasa bersih. Padahal, terlalu sering mencuci muka atau menggunakan pembersih yang terlalu keras justru dapat membuat kulit mengalami iritasi dan terasa semakin tidak nyaman.
American Academy of Dermatology (AAD) menyebut cuaca panas dan lembap dapat memicu sejumlah masalah kulit, termasuk kulit yang teriritasi dan munculnya jerawat. Keringat yang dibiarkan menempel di kulit juga dapat menyebabkan iritasi, terutama jika terus digosok.
Kenapa Wajah Lebih Berminyak Saat Panas?
Ketika suhu meningkat, tubuh mengeluarkan lebih banyak keringat untuk membantu mengatur suhu. Di saat yang sama, panas dan kelembapan dapat membuat wajah terasa lebih berminyak dan lengket.
Keringat sendiri bukan berarti wajah menjadi kotor. Namun, ketika bercampur dengan minyak alami kulit, debu dan produk yang digunakan di wajah, kondisi tersebut dapat membuat kulit terasa tidak nyaman.
Masalah bisa muncul ketika wajah terus-menerus digosok atau dibersihkan secara berlebihan. Penggunaan produk pembersih yang terlalu keras juga dapat mengiritasi kulit.
Karena itu, wajah yang terasa berminyak bukan berarti harus dicuci setiap kali mulai terasa lengket. Yang lebih penting adalah menggunakan pembersih yang lembut dan menyesuaikan frekuensi mencuci muka dengan kondisi kulit.
Begini Cara Merawat Wajah Saat Cuaca Panas
Saat berkeringat, AAD menyarankan untuk menepuk atau menyeka keringat dengan kain atau handuk yang bersih, bukan menggosok kulit terlalu keras. Untuk kulit yang mudah berjerawat, produk berlabel non-comedogenic, oil-free atau won’t clog pores juga dapat menjadi pilihan.
Membersihkan wajah tetap penting, tetapi pilih pembersih yang lembut dan hindari produk yang membuat kulit terasa sangat kering atau tertarik setelah digunakan.
Kulit yang berminyak juga tetap membutuhkan pelembap. Menghentikan pelembap hanya karena wajah terasa lebih berminyak bukan selalu solusi. Pilih pelembap dengan tekstur yang nyaman dan sesuai dengan kondisi kulit.
Selain itu, perlindungan dari sinar matahari tetap diperlukan. AAD merekomendasikan penggunaan sunscreen spektrum luas dengan SPF 30 atau lebih, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan.
Jadi, kalau wajah mulai terasa lebih berminyak ketika cuaca panas, jangan langsung membalasnya dengan mencuci muka berkali-kali. Menjaga kulit tetap bersih, menggunakan produk yang lembut dan melindunginya dari paparan matahari justru lebih penting untuk menjaga kondisi kulit tetap sehat.
ARTIKEL TERKAIT
- Simak Tips Desain Ruang Kerja di Rumah agar Tetap Produktif
- Jangan Panik! Ini Cara Mudah Buka HP yang Terkunci Pakai Nomor Darurat
- 10 Jogging Track Asik di Jakarta, Yuk Dicoba!
- Jangan Foya-foya! Simak Tips Maksimalkan THR untuk Masa Tua
- Jangan Anggap Remeh, Ini 5 Alasan Kenapa Maskara Harus Diganti Tiap 3 Bulan