Kalimantan

SPEDA Kalteng Apresiasi Gibran Turun Langsung Tinjau Penanganan Karhutla

Muhammad Ibnu Idris
Bagikan:

PALANGKA RAYA — Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mendapat apresiasi dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Solidaritas Pemuda Desa (SPEDA) Kalimantan Tengah setelah turun langsung meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut.

Ketua Umum DPW SPEDA Kalimantan Tengah Muhammad Qayyim menilai kehadiran Gibran di tengah upaya penanganan karhutla menunjukkan keseriusan pemerintah dalam merespons persoalan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

Menurut Qayyim, kunjungan lapangan oleh Wakil Presiden juga penting untuk memastikan berbagai langkah penanganan karhutla tidak berhenti pada tataran kebijakan, tetapi benar-benar berjalan di lapangan dan menyasar kebutuhan masyarakat.

“Kami menyambut baik kunjungan kerja Mas Gibran, Wapres RI, di Kalimantan Tengah. Kami juga mengapresiasi dan mendukung kerja-kerja Mas Gibran yang langsung turun ke lapangan,” kata Qayyim, Kamis (10/9/2026).

Qayyim mengatakan SPEDA Kalteng siap mengambil peran dalam mendukung sekaligus mengawal berbagai program pemerintah pusat, khususnya kebijakan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat desa.

Ia menilai pembangunan di tingkat desa perlu dijalankan dengan mengedepankan keterbukaan, pemberdayaan masyarakat dan pemerataan manfaat. Dengan demikian, program pemerintah tidak hanya terlihat di tingkat pusat atau daerah, tetapi benar-benar dirasakan warga hingga pelosok desa.

“Kami DPW SPEDA Kalimantan Tengah siap mendukung program-program Pemerintah Pusat yang berpihak kepada masyarakat desa. Pembangunan desa harus mengedepankan kepentingan masyarakat, transparansi, pemberdayaan, dan pemerataan,” ujarnya.

Menurut Qayyim, sejumlah sektor perlu menjadi perhatian dalam penguatan pembangunan desa. Mulai dari pengembangan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik hingga pemberdayaan masyarakat.

SPEDA Kalteng, kata dia, akan mendorong sinergi dan komunikasi antara masyarakat desa dengan pemerintah. Pengawasan sosial juga dinilai penting agar pelaksanaan program pemerintah dapat berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat yang nyata.

“Program penguatan ekonomi desa, peningkatan SDM, infrastruktur, pelayanan publik hingga pemberdayaan masyarakat harus benar-benar dirasakan manfaatnya sampai ke tingkat desa,” pungkas Qayyim.

Apresiasi tersebut disampaikan SPEDA Kalteng seiring kunjungan Gibran ke Kalimantan Tengah yang salah satunya menyoroti penanganan karhutla. Bagi SPEDA, kehadiran pemerintah secara langsung di lapangan menjadi bagian penting dalam memastikan persoalan masyarakat mendapatkan respons yang cepat dan tepat.

ARTIKEL TERKAIT