Posisi akhir setiap negara baru dapat dipastikan setelah regulasi, jadwal, dan mekanisme pembagian pot diumumkan oleh pihak penyelenggara.
Bagi Indonesia, kesempatan memulai dari putaran kedua tentu akan menjadi keuntungan tersendiri.
Skuad Garuda berpotensi mengurangi satu tahapan pertandingan dan memiliki waktu persiapan lebih panjang untuk menghadapi lawan-lawan yang kualitasnya semakin kompetitif.
Namun, tantangan menuju Piala Dunia tetap tidak ringan.
Indonesia harus menjaga konsistensi performa, mengumpulkan poin FIFA, serta memaksimalkan setiap pertandingan internasional agar posisinya tidak kembali merosot.
Kini, pertanyaan besarnya adalah apakah peringkat ke-116 dunia cukup untuk mengantarkan Indonesia langsung ke putaran kedua?
Jawabannya masih menunggu kepastian regulasi dan pengundian resmi.
Kenaikan peringkat memang membawa harapan, tetapi perjuangan skuad Garuda menuju Piala Dunia 2030 tetap membutuhkan pembuktian di lapangan.



