JAKARTA – Panitia Kerja (Panja) Pengawasan Distribusi Pupuk Bersubsidi Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pabrik Petrokimia Gresik, Jawa Timur, Sabtu (3/5), untuk meninjau langsung kondisi distribusi pupuk subsidi sekaligus menggali masukan dari berbagai pemangku kepentingan.
Kunjungan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Panggah Susanto, ini mencakup inspeksi lapangan ke wilayah Kandangan, Kecamatan Cerme, pengecekan di Kios Sahabat Tani, serta kunjungan ke Gudang Distributor AGRK (Anak Gresik Raya Kencana).
Puncaknya adalah pertemuan strategis bersama Direksi Petrokimia Gresik, Dirut Pupuk Indonesia, Bupati Gresik, serta perwakilan dari dinas pertanian provinsi dan kabupaten.
Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKB, Usman Husin, yang turut dalam rombongan Panja, menyoroti kesenjangan distribusi pupuk subsidi di berbagai daerah, khususnya di wilayah seperti Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ia mengusulkan terobosan berupa skema barter pupuk dengan hasil panen petani, yang nantinya akan diserap oleh Perum Bulog. Usulan ini dinilai sebagai solusi win-win untuk mengatasi keterbatasan akses petani terhadap pupuk sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional.
“Saya usulkan agar pupuk subsidi dibarter dengan hasil panen padi petani yang diambil oleh Bulog. Ini bisa meringankan beban petani dan menjamin ketersediaan pupuk saat musim tanam,” ungkap Usman Husin.
Panja Komisi IV berharap hasil kunjungan kerja ini dapat menyumbangkan rekomendasi kebijakan konkret guna menyempurnakan sistem distribusi pupuk bersubsidi di Indonesia, agar lebih efisien, merata, dan benar-benar menyasar petani yang membutuhkan.



