HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Joko Widodo mengungkapkan alasan mengapa dirinya tidak mengundang Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh bersama dengan pimpinan parpol lainnya di Istana Negara.
Hal itu diakui Jokowi karena Partai Nasdem sudah berbeda pandangan meskipun saat ini masih berada di lingkaran pemerintah.
“Ya memang ga di undang. Nasdem itu kita harus bicara apa adanya ya kan sudah memiliki koalisi sendiri,” kata Jokowi dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Jumat (5/5).
Dalam pertemuan kemarin, Jokowi pun turut mengakui bahwa istana dijadikan tempat pembahasan strategi politik untuk Pilpres 2024 mendatang.
“Ini gabungan partai yang kemarin kumpul itu kan juga ingin membangun kerja sama politik yang lain. Mestinya ini memiliki strategi besarnya apa. Ya masa yang nggak di sini harus tahu strateginya, kan mestinya gak seperti itu,” ungkapnya.
Mantan Wali Kota Solo itu pun menyatakan tidak ada yang salah dengan apa yang dilakukannya tersebut dengan mengatasnamakan politik.
“Dalam politik itu wajar wajar saja biasa dan saya itu adalah pejabat publik sekaligus pejabat politik,” tuturnya.
“Saya bicara berkaitan pelayanan publik bisa dong nah itu memang tugas presiden hanya memang kalau nanti ada ketetapan kpu saya gitu,” sambungnya.



