Internasional
Iran Kecam Serangan AS ke Fasilitas Desalinasi di Pulau Qeshm
HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi mengecam serangan Amerika Serikat (AS) terhadap fasilitas desalinasi air di Pulau Qeshm, Iran selatan. Serangan tersebut dilaporkan terjadi pada Jumat (6/3) dan menimbulkan gangguan terhadap pasokan air di wilayah sekitar.
Araghchi menyampaikan kecaman tersebut melalui unggahan di media sosial X pada Sabtu (7/3), menyusul laporan bahwa fasilitas tersebut dihancurkan oleh rudal yang diluncurkan dari pangkalan militer AS di Jufair, Bahrain.
“AS melakukan kejahatan yang terang-terangan dan nekat dengan menyerang fasilitas desalinasi air tawar di Pulau Qeshm. Pasokan air di 30 desa terdampak,” dikutip Holopis.com dari pernyataan Araghchi, dikutip Holopis.com, Minggu (8/3).
Ia menilai serangan terhadap infrastruktur sipil tersebut sebagai tindakan yang berbahaya dan dapat memicu konsekuensi serius di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan.
“Menyerang infrastruktur Iran merupakan langkah berbahaya dengan konsekuensi serius,” lanjut Araghchi.
Sementara itu, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf juga menyoroti serangan tersebut melalui akun X miliknya. Ia menyebut serangan terhadap fasilitas desalinasi di Qeshm dilakukan dengan dukungan dari pangkalan udara yang berada di salah satu negara tetangga di kawasan selatan Iran.
Di sisi lain, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menyatakan pihaknya telah melancarkan serangan balasan terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di Bahrain. IRGC menyebut serangan tersebut dilakukan menggunakan rudal berpemandu presisi berbahan bakar padat dan cair.
Ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel meningkat setelah pada 28 Februari kedua negara tersebut melancarkan serangan gabungan terhadap Teheran serta sejumlah kota lain di Iran. Iran kemudian merespons dengan meluncurkan beberapa gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
ARTIKEL TERKAIT
- Presiden Prabowo Perjuangkan Solusi Nyata Isu Palestina ke Donald Trump
- Bawa Misi Perdamaian Palestina-Israel, Jokowi Terbang ke Arab Saudi dan USA
- Gedung Putih Bela Joe Biden yang Maafkan Kasus Kriminal Anaknya Hunter Biden
- Pemerintah Pelototi Potensi Resesi Ekonomi AS
- Rudal Dari Yaman Nyasar ke Israel, Sengaja kah?