“Jika ada pelanggaran, harus ada pihak yang bertanggung jawab. Kalau ada keracunan, apalagi karena unsur kesalahan SOP yang fatal, maka wajib ada tindakan hukum tegas. Jangan sampai ada pembiaran yang justru memelihara public distrust,” katanya.
Ujian Kepercayaan Publik terhadap Kepemimpinan Prabowo
Habib Syakur menilai keberhasilan Sudaryono dalam memimpin BGN nantinya tidak hanya berkaitan dengan perbaikan internal lembaga, tetapi juga berpengaruh terhadap tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, jika Sudaryono mampu membawa perubahan positif dan memastikan MBG berjalan secara profesional, maka kepercayaan publik terhadap kualitas kepemimpinan Presiden Prabowo akan semakin kuat.
“Jika kepemimpinan Sudaryono ini baik, maka publik akan bisa kembali percaya dengan kualitas kepemimpinan Prabowo. Namun jika tidak, publik juga berhak untuk tidak lagi percaya dengan kepemimpinan Prabowo,” jelasnya.
Karena itu, Habib Syakur menilai tugas Sudaryono bukan sekadar membenahi manajemen BGN dan memastikan keberhasilan program MBG, tetapi juga mengembalikan keyakinan masyarakat terhadap pemerintah.
“Tugas berat Sudaryono bukan hanya memperbaiki tata kelola BGN dan MBG, tetapi juga mengembalikan kepercayaan publik terhadap sosok Presiden Prabowo Subianto,” pungkas Habib Syakur.




