“Orang tua selalu mendukung selama itu baik. Apalagi Ibu tuh bangga banget saya bisa ngebantu orang-orang di sini,” ujar Ilham.
Perlinsos Digital Terintegrasi
Perlinsos Digital merupakan bagian dari upaya pemerintah memperbaiki tata kelola penyaluran bantuan sosial.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial dan Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP) mengintegrasikan data dari delapan instansi secara real-time melalui Digital Public Infrastructure (DPI).
Sistem tersebut disebut sebagai sistem perlindungan sosial terintegrasi pertama di Indonesia yang dibangun di atas DPI.
Melalui Perlinsos Digital, masyarakat dapat mendaftarkan diri untuk bantuan sosial, menjalani proses verifikasi kelayakan, hingga mengajukan sanggah data secara mandiri.
Keberadaan Agen Perlinsos di tingkat kabupaten dan kota menjadi salah satu cara untuk membantu masyarakat yang masih mengalami kendala dalam mengakses layanan digital.
Mereka membantu warga mencatatkan identitas dan memahami proses pendaftaran dalam Perlinsos Digital.
Pemerintah sendiri mengalokasikan sekitar Rp500 triliun setiap tahun untuk bantuan sosial. Dengan sistem pendataan yang terintegrasi dan dukungan Agen Perlinsos, penyaluran bantuan diharapkan bisa lebih tepat sasaran.



