“Saya tekankan kepada mereka untuk tidak cepat puas. Setiap hari harus ada peningkatan,” tambah Andy.
Sementara itu, dari sektor putri, pasangan Nur Atika Sari/Josephine Kaize harus mengakui keunggulan tuan rumah China, Dong Jie/Jiang Kaiyue. Meski sudah mencoba tampil lebih hati-hati, keduanya masih kesulitan menghadapi dominasi lawan, dan harus menyerah dengan skor 11–21 dan 9–21.
Nur Atika mengakui masih banyak aspek yang perlu diperbaiki ke depan.
“Pertandingan hari ini masih banyak kekurangan. Lawan lebih berpengalaman, terutama dari segi mental. Mudah-mudahan ke depan kami bisa tampil lebih baik,” ungkap Nur Atika.
Senada dengan itu, Josephine menekankan pentingnya peningkatan mental dan chemistry tim.
“Mental harus lebih kuat lagi. Chemistry sudah mulai terbentuk, tapi kalau pemusatan latihan lebih panjang, pasti bisa lebih maksimal,” jelasnya.
Menutup pernyataannya, Nur Atika menyampaikan apresiasi dan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia.
“Terima kasih untuk dukungan masyarakat Indonesia. Maaf kami belum bisa memberikan hasil terbaik di multievent ini. Semoga ke depan kami bisa lolos ke Asian Games,” tutupnya.




