824 Santri Adu Talenta di Porsadin VIII Jateng

0 Shares

HOLOPIS.COM, TEGAL – Sebanyak 824 santri dari berbagai daerah di Jawa Tengah (Jateng) unjuk kemampuan dalam Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) VIII tingkat provinsi. Tak sekadar menjadi ajang perebutan juara, kegiatan ini juga menegaskan pentingnya pendidikan karakter dan budi pekerti melalui Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT).

Porsadin VIII Jateng resmi dibuka di Pendopo Amangkurat, Kabupaten Tegal, Jumat malam (9/10/2026). Para peserta terdiri atas 429 santri putri dan 395 santri putra yang mewakili 35 Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) kabupaten/kota se-Jawa Tengah.

Mengusung tema “Jayakan Negeri dengan Budi Pekerti”, pembukaan Porsadin berlangsung meriah dengan pawai kafilah dari berbagai daerah. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Tengah, Aria Chandra Destianto, hadir mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi.

Ketua Panitia Porsadin VIII Jateng, Ahmad Sururi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat peran madrasah diniyah dalam membangun karakter generasi muda di tengah tantangan perkembangan zaman.

“Madrasah diniyah sesungguhnya menjadi garda terdepan untuk membangun dan memperkuat pendidikan karakter atau budi pekerti,” ujarnya.

Menurut Ahmad Sururi, penguatan pendidikan diniyah membutuhkan dukungan bersama dari pemerintah daerah, Kementerian Agama, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar madrasah diniyah dapat terus menjalankan perannya dalam membentuk akhlak dan moral anak-anak.

Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menegaskan bahwa Porsadin tidak semata-mata menjadi kompetisi untuk menentukan pemenang. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan sarana membangun generasi muda yang sehat jasmani, kuat mental, berprestasi, serta memiliki landasan keagamaan yang kokoh.

Ia menjelaskan, pendidikan di madrasah diniyah tidak hanya mencakup pembelajaran Al-Qur’an, fikih, dan akhlak. Para santri juga dibiasakan menanamkan nilai kedisiplinan, kesabaran, tanggung jawab, kejujuran, serta penghormatan kepada guru dan orang tua.

Menurut Ischak, pembangunan daerah tidak cukup hanya berorientasi pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Kualitas manusia, karakter, dan spiritualitas juga perlu mendapat perhatian agar pembangunan menghasilkan generasi yang unggul sekaligus berakhlak mulia.

Pemerintah Kabupaten Tegal, lanjutnya, berkomitmen mendukung penguatan pendidikan keagamaan, termasuk melalui madrasah diniyah dan pesantren.

Kepada seluruh peserta, Ischak berpesan agar mengikuti setiap perlombaan dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas. Ia juga mengingatkan para santri untuk tetap menjaga akhlakul karimah, baik saat meraih kemenangan maupun ketika menghadapi kekalahan.

“Menang adalah prestasi, tetapi mampu menerima kekalahan dengan lapang dada juga merupakan kemenangan yang luar biasa,” tuturnya.

Ketua Umum DPP FKDT, Lukman Hakim, menilai semangat dan kekompakan pengurus FKDT di berbagai daerah menjadi modal penting untuk mengembangkan potensi santri madrasah diniyah.

Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Khoirudin Ainun Najib
Tim Penulis & Editor
Khoirudin Ainun Najib
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU