HOLOPIS.COM, JAKARTA – Vivienne, putri bungsu pasangan aktor Hollywood Brad Pitt dan Angelina Jolie, mengajukan permohonan hukum untuk menghapus nama belakang “Pitt” dari nama resminya.
Berdasarkan dokumen yang diajukan ke Pengadilan Tinggi Los Angeles County, perempuan berusia 18 tahun itu meminta agar nama hukumnya diubah dari Vivienne Marcheline Jolie-Pitt menjadi Vivienne Marcheline Jolie. Dalam berkas tersebut, alasan perubahan nama hanya dituliskan sebagai “alasan pribadi”.
Sidang untuk membahas permohonan itu dijadwalkan berlangsung pada 2 November 2026.
Langkah Vivienne bukan pertama kalinya menunjukkan jarak dengan nama belakang sang ayah. Sebelumnya, pada Mei 2024, ia telah menggunakan nama Vivienne Jolie dalam buku program (Playbill) pertunjukan Broadway The Outsiders, yang diproduseri bersama Angelina Jolie.
Vivienne juga bukan satu-satunya anak Brad Pitt dan Angelina Jolie yang ingin menghapus nama “Pitt” dari identitas hukumnya.
Kakaknya, Shiloh, telah lebih dulu mengajukan perubahan nama menjadi Shiloh Jolie pada 2024, dan permohonannya dikabulkan pada Agustus tahun yang sama. Sementara itu, Zahara mengajukan perubahan nama menjadi Zahara Marley Jolie, sedangkan Maddox mengajukan nama Maddox Chivan Jolie. Hingga kini, proses hukum keduanya masih berlangsung.
Menanggapi langkah sejumlah anaknya tersebut, seorang sumber yang dekat dengan Brad Pitt sebelumnya mengaku prihatin.
“Sangat menyedihkan melihat seseorang berulang kali mempublikasikan keberhasilannya menjauhkan anak-anak dari orang tua lainnya,” kata sumber tersebut, dikutip Holopis.com, Wednesday (22/7).
Vivienne lahir bersama saudara kembarnya, Knox, pada Juli 2008. Ia merupakan anak bungsu dari enam bersaudara yang dimiliki Brad Pitt dan Angelina Jolie.
Dalam wawancara pada 2021, Angelina Jolie pernah berbicara tentang pentingnya mendukung perkembangan setiap anak sesuai karakter mereka masing-masing.
“Saya memiliki enam anak yang masing-masing sangat berbeda. Saya senang melihat setiap tahap perkembangan, perasaan, dan rasa ingin tahu mereka. Tugas kita adalah membantu mereka menemukan jati diri mereka,” ujar Jolie.
Perubahan nama yang dilakukan beberapa anak pasangan tersebut terjadi setelah hubungan keluarga mereka dikabarkan memburuk menyusul perceraian Brad Pitt dan Angelina Jolie pada 2016. Keduanya baru resmi menyelesaikan proses perceraian pada akhir 2024 setelah melalui sengketa hukum yang panjang.
Meski demikian, perselisihan keduanya belum sepenuhnya berakhir. Brad Pitt dan Angelina Jolie hingga kini masih terlibat sengketa hukum terkait kepemilikan Château Miraval, kilang anggur di Prancis yang pernah mereka miliki bersama. Awal bulan ini, Jolie juga mengajukan dokumen pengadilan yang menuding Pitt keliru menggambarkan klaimnya demi memperoleh akses terhadap catatan keuangan miliknya.


