Perkuat Fundamental Keuangan Negara, Danantara Gelar Pertemuan Strategis dengan BNI

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA — Pemerintah melalui Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) dan Danantara mulai tancap gas memperkuat fondasi keuangan negara dengan menggembleng strategi bisnis bank-bank pelat merah.

Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menggelar pertemuan khusus dengan jajaran Direksi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI pada Jumat (3/7).

Pertemuan strategis yang berlangsung di Jakarta tersebut difokuskan untuk mematangkan arah kebijakan bisnis serta berbagai rencana aksi korporasi yang akan dieksekusi oleh emiten berkode saham BBNI tersebut.

Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah dalam mengonsolidasikan kekuatan sektor perbankan pelat merah agar tampil lebih lincah dan berdaya saing tinggi.

BUMN perbankan dinilai memegang peran yang sangat vital, tidak hanya sebagai penjaga stabilitas sistem keuangan, tetapi juga sebagai motor utama pembiayaan sektor produktif nasional.

Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak secara mendalam mengevaluasi kesiapan BNI dalam memperluas jangkauan pembiayaannya demi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

- Advertisement -

Selain mengevaluasi kinerja internal, pertemuan juga membahas optimalisasi peluang bisnis baru dan penguatan sinergi di dalam ekosistem BUMN yang kini berada di bawah koordinasi baru.

“Pertumbuhan yang kuat harus didukung fundamental yang kuat,” ujar Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, saat memberikan arahan kepada jajaran direksi.

Dony juga menegaskan bahwa peningkatan kapasitas bisnis internal BNI merupakan harga mati agar kontribusi perusahaan terhadap perekonomian rakyat bisa dirasakan secara lebih masif.

“Karena itu, BNI perlu terus memperbesar kapasitas bisnisnya agar dapat memberikan kontribusi yang semakin besar bagi perekonomian nasional,” tambahnya.

Melalui asistensi intensif ini, BP BUMN bersama Danantara berkomitmen penuh untuk mendorong transformasi perbankan negara agar menjadi lebih sehat, kompetitif, dan adaptif.

Kesiapan adaptasi ini dinilai krusial mengingat dinamika ekonomi global dan domestik yang terus berubah dengan cepat serta dipenuhi berbagai tantangan baru.

Fokus jangka panjang dari penguatan strategi ini adalah menciptakan model bisnis perbankan yang tidak hanya mengejar profitabilitas, tetapi juga mendukung pembangunan berkelanjutan.

Hasil dari rencana aksi korporasi yang matang ini diharapkan dapat memperkokoh posisi tawar BNI di kancah industri keuangan regional maupun internasional.

Pada akhirnya, penguatan fundamental ini diproyeksikan mampu memberikan nilai tambah yang jauh lebih besar bagi seluruh lapisan masyarakat serta kas negara.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Dede Suhadi
Ronalds Petrus Gerson
Dede Suhadi, Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU