HOLOPIS.COM, JAKARTA – Apple dikabarkan semakin serius menyiapkan debut ponsel lipat pertamanya. Berdasarkan laporan terbaru dari rantai pasok, perusahaan asal Cupertino disebut telah menaikkan target produksi perangkat yang sementara dikenal dengan nama iPhone Ultra menjadi sekitar 10 juta unit sepanjang 2026.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan proyeksi awal yang berada di kisaran 7 hingga 8 juta unit. Kenaikan target produksi ini dinilai menjadi sinyal bahwa Apple optimistis produknya mampu bersaing di pasar ponsel lipat yang selama ini didominasi oleh Samsung Electronics dan sejumlah produsen asal China.
Dilansir Holopis.com dari laporan Nikkei Asia, Jumat (3/7/2027) menyebut Apple telah meminta beberapa pemasok meningkatkan kapasitas produksi untuk mendukung peluncuran perangkat tersebut. Jika sesuai jadwal, iPhone Ultra diperkirakan akan diperkenalkan bersamaan dengan seri iPhone 18 Pro pada September 2026.
Tak hanya fokus pada ponsel lipat, Apple juga disebut meminta pemasok menyiapkan sekitar 70 juta unit untuk lini iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Secara keseluruhan, target produksi seluruh lini iPhone generasi terbaru pada 2026 diperkirakan mencapai sekitar 220 juta unit.
Bahkan, sejumlah pemasok dikabarkan diminta menyiapkan tambahan kapasitas produksi hingga 85 juta unit pada paruh kedua 2026. Langkah tersebut diyakini sebagai upaya mengantisipasi tingginya permintaan sekaligus mengurangi potensi gangguan rantai pasok.
Selain itu, beredar pula laporan bahwa Apple mulai menyimpan sebagian komponen iPhone 17 sebagai persiapan untuk mendukung produksi generasi berikutnya.
Harga Diprediksi Mulai Rp40 Jutaan
Rumor yang beredar menyebut iPhone Ultra akan diposisikan sebagai model paling premium dalam keluarga iPhone.
Perangkat ini diperkirakan dibanderol mulai US$2.500 atau sekitar Rp40 jutaan. Untuk varian dengan kapasitas penyimpanan terbesar, harganya bahkan disebut berpotensi menembus US$3.000.
Jika benar, harga tersebut akan menempatkan iPhone Ultra di atas sebagian besar ponsel lipat Android yang beredar saat ini.
Apple disebut membidik segmen pengguna premium yang menginginkan perangkat lipat dengan integrasi penuh ke dalam ekosistem Apple.
Saat ini, pasar ponsel lipat masih dipimpin oleh lini Samsung Galaxy Z Fold dan Samsung Galaxy Z Flip. Selain Samsung, Huawei dan Xiaomi juga terus menghadirkan berbagai model ponsel lipat di sejumlah pasar.
Meski belum mengungkap spesifikasi resminya, berbagai bocoran menyebut iPhone Ultra bakal hadir dengan layar lipat generasi baru, desain yang lebih tipis, engsel yang diperbarui, serta performa setara lini flagship Apple.
Apabila tidak ada perubahan jadwal, iPhone Ultra bersama seri iPhone 18 diperkirakan akan diperkenalkan pada September 2026. Namun hingga kini, Apple belum memberikan konfirmasi resmi mengenai nama produk, spesifikasi, maupun target produksinya. Oleh karena itu, seluruh informasi tersebut masih sebatas laporan dan rumor dari rantai pasok.

