Dompet Dhuafa Buka Peluang Kerja hingga Jepang Lewat Institut Kemandirian

1 Shares

TANGERANG – Institut Kemandirian Dompet Dhuafa terus memperluas akses kerja bagi lulusan pelatihan vokasi. Bertepatan dengan peringatan 33 tahun Dompet Dhuafa, lembaga tersebut meluncurkan program penempatan tenaga kerja ke Jepang sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di pasar global.

Program itu diperkenalkan dalam kegiatan Vocational Insight 2026 bertajuk Unlock Your Potential: Mewujudkan Keterampilan Menjadi Kesempatan Karier yang digelar di Tangerang, Banten, Selasa (30/6/2026).

Selain peluncuran Program Tenaga Kerja Jepang, Institut Kemandirian juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah mitra industri, yakni Tauberes, Kita Jahitin, dan Setia Motor, guna memperkuat penyerapan tenaga kerja bagi para alumninya.

Pada kesempatan yang sama, Institut Kemandirian turut meresmikan Tempat Uji Kompetensi (TUK) bidang otomotif sebagai fasilitas sertifikasi peserta pelatihan serta meluncurkan buku rekam jejak yang mendokumentasikan perjalanan dan dampak lembaga selama beroperasi.

Ketua Pengurus Yayasan Umar Usman, Asep Hendriana, mengatakan penguatan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas program pelatihan vokasi yang dijalankan Institut Kemandirian.

“Kolaborasi pentahelix diperlukan untuk menguatkan program yang dijalankan IK, maka hari ini kita menghadirkan berbagai mitra kerja sama sebagai komitmen Institut Kemandirian membuka kolaborasi dengan berbagai pihak demi memaksimalkan kebermanfaatan dan tercapainya output serapan kerja. Layaknya sapu lidi, jika hanya satu mudah dipatahkan dan tidak dapat dimanfaatkan tetapi jika digabungkan maka akan bermanfaat,” kata Asep.

- Advertisement -

Kegiatan Vocational Insight 2026 diikuti 57 peserta yang terdiri atas siswa aktif program Service Motor, Sekolah Tukang Ahli, dan Menjahit, serta alumni pelatihan dari bidang cukur rambut, pijat, dan barista. Sejumlah mitra industri juga hadir untuk memperluas peluang rekrutmen bagi lulusan pelatihan.

Peserta Vocational Insight
Peserta yang hadir dalam kegiatan Vocational Insight bersama Institut Kemandirian Dompet Dhuafa. [Foto : Holopis.com/H.O Dompet Dhuafa]

Selain seremoni kerja sama, peserta memperoleh pembekalan mengenai pengembangan karier melalui sesi inspiratif yang dibawakan Supardi Lee. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan potensi diri, pentingnya membangun growth mindset, hingga penguatan keterampilan teknis dan karakter yang dibutuhkan di dunia kerja.

Institut Kemandirian menyebut kegiatan tersebut bertujuan membangun motivasi peserta agar menyelesaikan pelatihan, membantu mereka menyusun target karier, sekaligus memperkuat hubungan dengan dunia industri sebagai pengguna lulusan.

Manager Diklat dan Operasional Institut Kemandirian, M. Imam Baihaqi, mengatakan pelatihan vokasi menjadi salah satu instrumen penting dalam memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan keterampilan kerja dan kewirausahaan.

“Pendidikan merupakan program yang strategis untuk memutus rantai kemiskinan. Dengan model pendidikan TEKUN (Terampil, Kerja, Usaha, Naik Kelas), Institut Kemandirian siap menyediakan berbagai jurusan pelatihan vokasi dengan kurikulum praktis dan terhubung dengan peluang bekerja dan berwirausaha sehingga peserta pelatihan akan tumbuh dari mustahik menjadi muzakki. Di usia 21 tahun ini, Institut Kemandirian terus memperluas jangkauan manfaat dari pelatihan keterampilan hingga kemandirian usaha demi generasi Indonesia yang lebih mandiri,” ujarnya.

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan, jumlah pengangguran terbuka di Indonesia pada 2025 mencapai sekitar 7,2 juta orang. Lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) menjadi salah satu kelompok yang paling terdampak, terutama di tengah persaingan tenaga kerja pada era perdagangan bebas ASEAN.

Melalui penguatan pelatihan berbasis kebutuhan industri, perluasan kemitraan, hingga pembukaan akses kerja ke luar negeri, Institut Kemandirian Dompet Dhuafa berharap dapat menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi generasi muda Indonesia.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Muhammad Ibnu Idris
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU