Bangun Tidur Masih Terasa Ngantuk? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bangun tidur seharusnya membuat tubuh terasa segar dan siap menjalani aktivitas. Namun, tidak sedikit orang yang justru masih merasa mengantuk meski mengaku sudah tidur selama tujuh hingga delapan jam.

Jika kondisi ini sering terjadi, penyebabnya bisa jadi bukan karena kurang tidur, melainkan kebiasaan sehari-hari yang memengaruhi kualitas istirahat. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.

1. Tidur Cukup Belum Tentu Berkualitas

Durasi tidur yang ideal memang penting, tetapi kualitas tidur juga tidak kalah berpengaruh. Sering terbangun di malam hari, tidur dengan gelisah, atau mengalami gangguan seperti mendengkur berat dapat membuat tubuh tidak benar-benar beristirahat meski sudah tidur cukup lama.

Akibatnya, Anda tetap merasa lelah dan mengantuk saat bangun di pagi hari.

2. Terlalu Sering Bermain Ponsel Sebelum Tidur

Kebiasaan bermain media sosial atau menonton video sebelum tidur dapat memengaruhi kualitas istirahat. Paparan cahaya biru dari layar gawai dapat menghambat produksi hormon melatonin, yaitu hormon yang membantu tubuh merasa mengantuk.

Akibatnya, seseorang menjadi lebih sulit tertidur atau tidurnya tidak nyenyak.

- Advertisement -

3. Jadwal Tidur yang Berubah-ubah

Tidur larut malam saat akhir pekan, lalu bangun pagi pada hari kerja, dapat mengganggu ritme sirkadian atau jam biologis tubuh. Perubahan jadwal tidur yang tidak konsisten membuat tubuh kesulitan menyesuaikan diri sehingga rasa kantuk masih muncul meski waktu tidur sudah cukup.

Karena itu, usahakan tidur dan bangun pada jam yang relatif sama setiap hari.

4. Konsumsi Kafein Terlalu Malam

Kopi, teh, minuman berenergi, maupun cokelat mengandung kafein yang dapat bertahan di dalam tubuh selama beberapa jam. Mengonsumsi minuman berkafein pada sore atau malam hari berpotensi membuat kualitas tidur menurun, meski Anda tetap bisa terlelap.

Jika sering merasa mengantuk saat bangun, cobalah membatasi konsumsi kafein menjelang waktu tidur.

5. Kapan Rasa Ngantuk Perlu Diperiksakan ke Dokter?

Rasa mengantuk sesekali merupakan hal yang normal, terutama setelah menjalani aktivitas yang padat. Namun, jika keluhan berlangsung selama berminggu-minggu, mengganggu aktivitas sehari-hari, atau disertai gejala lain seperti sakit kepala, sulit berkonsentrasi, atau sering tertidur tanpa disadari, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.

Pemeriksaan lebih lanjut dapat membantu mengetahui apakah terdapat gangguan tidur atau kondisi kesehatan lain yang menjadi penyebabnya.

Menjaga jadwal tidur yang teratur, membatasi penggunaan gawai sebelum tidur, serta menerapkan pola hidup sehat dapat membantu meningkatkan kualitas istirahat sehingga tubuh terasa lebih segar saat bangun di pagi hari.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Darin Brenda Iskarina
Darin Brenda Iskarina
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU