PKB Anggap Usulan Jokowi Untuk Prabowo-Gibran Dua Periode Malah Menghambat

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) menanggapi sinis usulan Presiden RI ke-7 Jokowi (Joko Widodo) untuk mengusung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming dua periode.

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menyebut, usulan Jokowi justru malah memberikan hambatan yang mengkhawatirkan.

“Fokus kita adalah mensukseskan Pak Prabowo. Kalau ada yang mau dua periode atau pikiran-pikiran lain di luar itu, saya justru melihatnya akan membuat hambatan-hambatan di pendapat publik,” kata Jazilul dalam pernyataannya yang dikutip Holopis.com, Senin (22/6).

Jazilul menilai usulan Jokowi terlalu maju di tengah berjalannya pemerintahan Prabowo-Gibran yang belum genap berusia dua tahun.

“Karena apa? Publik itu menginginkan hari ini apa yang menjadi program hari ini tercapai targetnya. Kalau berpikir dua, dua periode saya pikir kemajon (terlalu maju),” ujarnya.

Jazilul mengaku heran tiba-tiba dukungan terhadap Prabowo-Gibran digaungkan ke publik. Ketua Fraksi PKB DPR tersebut berharap periode pertama kepemimpinan Prabowo-Gibran bisa tuntas dan berjalan lancar.

- Advertisement -

“Ya tentu, menurut saya itu nggak ada angin, nggak ada hujan, kok bicara soal dua periode? Saya nggak, nggak, nggak ngerti itu, itu urusan urusan siapa yang menyampaikan,” ujar Jazilul.

“Tetapi maksud saya pemerintah masyarakat hari ini ingin periode yang sedang berjalan ini semua tuntas, apa yang menjadi program, janji-janji di dalam kampanye kemarin, dan pemerintah juga bisa menyuguhkan kesejahteraan, kemajuan ekonomi untuk rakyat. Saya pikir itu yang menjadi prioritas,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden ke-7 RI Jokowi (Joko Widodo) bersikeras bahwa pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming harus memimpin Indonesia selama dua periode.

Jokowi bahkan memerintahkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk mengawal jabatan Prabowo-Gibran untuk bisa berlanjut di periode kedua.

“Kepada kami beliau menyampaikan kok bahwa kita itu diminta untuk mengawal Pak Prabowo-Gibran ini, bahkan ya, bahkan, bahkan sampai dua periode,” kata Ketua DPP PSI Bestari Barus Jumat (19/6).

Arahan itu menurut Bestari, sebagai upaya mematahkan anggapan bahwa Jokowi sedang membangun matahari kembar di pemerintahan.

“Jadi nggak ada itu fitnahan, fitnahan tentang bakal ada dua matahari. Matahari gimana bisa dua? ada-ada aja,” ujarnya.

Selain itu, Bestari menyebut bahwa dalam pertemuan dengan Jokowi pada Kamis (18/6), dirinya mendapatkan pesan khusus.

Bestari mengatakan Jokowi mengingatkan untuk jaga keharmonisan dan mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran yang tengah berjalan.

“Beliau terus, tadi pun saya dititip pesan ya jaga keharmonisan di internal. Dan juga ingatkan untuk kawan-kawan di manapun itu, mendukung pasangan Pak Prabowo-Gibran ini gitu, mau matahari apa lagi,” tutupnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronald Steven
Ronald Steven
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU