HOLOPIS.COM, MAKASSAR – Polda memastikan pengamanan akan diperketat selama pelaksanaan acara Nonton Bareng (Nobar) yang berlangsung pada malam hingga dini hari.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk kejahatan jalanan yang rawan terjadi pada jam-jam tersebut.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) Kombes Feby Hutagalung menjelaskan pihaknya telah menyiapkan tim khusus, termasuk Unit WRC di Direktorat Reserse Kriminal Umum serta seluruh polres jajaran, untuk memantau situasi dan merespons setiap informasi yang masuk secara cepat.
“Kami sudah menyiapkan tim Unit WRC, baik di Ditreskrimum maupun di seluruh polres jajaran. Seluruh personel akan saling berkoordinasi dan bertukar informasi agar setiap laporan dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Kombes Feby Hutagalung.
Dia menegaskan pendekatan yang dikedepankan adalah langkah preventif. Salah satunya melalui patroli rutin di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi pusat keramaian selama kegiatan nobar berlangsung.
Patroli tersebut akan difokuskan pada lokasi-lokasi yang dipadati masyarakat guna mencegah berbagai tindak kriminal, seperti pencurian kendaraan bermotor, aksi premanisme, hingga gangguan keamanan lainnya.
“Kami tetap mengedepankan langkah pencegahan. Namun apabila pelaku melakukan perlawanan atau tingkat ancamannya meningkat, kami tidak akan ragu mengambil tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur hukum yang berlaku,” katanya.
Di sisi lain, kepolisian mengungkapkan angka kriminalitas di Sulsel hingga pertengahan tahun ini menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan.
Capaian tersebut, menurutnya, akan terus dijaga melalui berbagai strategi pencegahan yang menjadi prioritas Kapolda.
“Kebijakan yang kami jalankan adalah mengutamakan pencegahan. Sebelum kejahatan terjadi, langkah preventif harus menjadi upaya utama. Namun jika tindak pidana tetap terjadi, pelakunya harus diungkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Ia menegaskan penegakan hukum akan dilakukan secara tegas tanpa pandang bulu terhadap setiap pelaku kejahatan guna memberikan efek jera.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi tindak pencurian selama kegiatan nobar berlangsung.
Partisipasi masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.
“Kami mengajak masyarakat untuk selalu waspada. Dukungan dan kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan karena tanpa itu tugas kepolisian akan lebih sulit. Kewaspadaan harus tetap dijaga,” tutupnya.


