HOLOPIS.COM, JAKARTA – Film horor terbaru berjudul Bisikan Desa Gringsing resmi memperkenalkan lima foto adegan perdana dalam ajang Marche du Film di Cannes Film Festival 2026. Film produksi Mandela Pictures bersama OMG Studios ini menjadi sorotan karena disebut sebagai film horor Indonesia pertama yang menggunakan teknologi virtual production.
Disutradarai Ivander Tedjasukmana, proyek tersebut juga menjadi kolaborasi produksi antara Indonesia, Singapura dan Malaysia. Foto-foto perdana yang dirilis memperlihatkan atmosfer mencekam dengan latar desa berkabut, sosok-sosok terbaring, hingga adegan konfrontasi antara Hesti dan Fatimah.
Film ini mengisahkan Hesti yang diperankan Aghniny Haque, seorang perempuan yang mencari ayahnya yang hilang hingga akhirnya tiba di Desa Gringsing. Di desa tersebut, Hesti justru terjebak dalam teror arwah Fatimah yang diperankan Fatmah Nahdi.
“Indonesia adalah pasar yang sangat menjanjikan untuk pengembangan karya kreatif. Penonton di sini mengapresiasi karya dengan kisah yang kuat dan unik, karya dengan production value tinggi, serta karya yang memanfaatkan inovasi teknologi,” kata Nick GC Tan dalam keterangannya, Rabu (20/6).
Penggunaan teknologi virtual production menjadi salah satu daya tarik utama film ini. Teknologi tersebut memungkinkan para aktor berakting di depan layar LED beresolusi tinggi yang menampilkan lingkungan digital fotorealistik secara real time.
Lewat pendekatan ini, suasana Desa Gringsing digambarkan lebih imersif, mulai dari jalanan berkabut hingga kemunculan visi supernatural yang sulit diwujudkan dengan teknik pengambilan gambar konvensional.
“Virtual production bukan sekadar teknologi, ini adalah bahasa kreatif baru bagi penceritaan Asia Tenggara, dan kami bangga bisa menjadi pionir penggunaannya di perfilman Indonesia bersama para partner kami,” lanjut Nick GC Tan.
Selain menjalani proses syuting di studio milik OMG Studios di Iskandar Malaysia Studios, film ini juga mendapat dukungan dari berbagai institusi pemerintah kawasan Asia Tenggara, termasuk Infocomm Media Development Authority Singapura dan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.
Selain dibintangi Aghniny Haque dan Surya Saputra, film ini turut menghadirkan Kiki Narendra, Nina Tamam, hingga Mian Tiara. Saat ini Bisikan Desa Gringsing berada di tahap akhir pascaproduksi dan dijadwalkan tayang di bioskop pada 2026 sebelum dirilis di Malaysia, Singapura, Turki dan Azerbaijan.



