Dua Musim Frustasi Tanpa Trofi, Real Madrid Bakal Reuni dengan Jose Mourinho

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Figur Jose Mourinho kembali dikaitkan dengan Real Madrid setelah muncul laporan yang menyebut pelatih asal Portugal itu berpeluang kembali menangani Los Blancos. Jika terealisasi, comeback itu akan terjadi 13 tahun setelah Mourinho meninggalkan Santiago Bernabeu pada 2013.

Spekulasi mengenai kepulangan Mourinho mencuat di tengah situasi kurang ideal yang dialami Real Madrid musim ini. Klub ibu kota Spanyol itu gagal bersaing dalam perebutan gelar La Liga dan kembali tersingkir di Liga Champions sebelum mencapai partai puncak.

Dalam laporan The Independent, Mourinho disebut diproyeksikan jadi sosok yang kembali dipercaya Presiden Real Madrid, Florentino Perez. Eks pelatih Inter Milan itu dinilai bisa membangun ulang kekuatan tim dan menghentikan dominasi Barcelona dalam beberapa musim terakhir.

Real Madrid sendiri menutup musim di posisi kedua klasemen La Liga, tertinggal 11 poin dari Barcelona yang sukses mempertahankan gelar juara. Kondisi itu membuat tekanan terhadap manajemen klub semakin besar. Apalagi Madrid disebut menjalani dua musim tanpa trofi utama.

Florentino Perez juga dikabarkan mendapat sorotan dari suporter setelah performa tim dinilai menurun. Bahkan, protes sempat muncul saat Real Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Oviedo di Santiago Bernabeu beberapa waktu lalu.

Kembalinya Mourinho dinilai jadi salah satu opsi untuk mengembalikan mental juara dan karakter kompetitif Madrid, terutama di ajang Liga Champions. Dalam dua musim terakhir, Madrid gagal melangkah jauh setelah disingkirkan Bayern Munich di perempat final musim ini dan Arsenal pada fase yang sama musim sebelumnya.

- Advertisement -

Mourinho bukan sosok asing bagi publik Santiago Bernabeu. Pada periode pertamanya bersama Real Madrid antara 2010 hingga 2013, ia sukses mempersembahkan gelar La Liga dan Copa del Rey.

Salah satu pencapaian paling dikenang adalah ketika Madrid meraih 100 poin dalam semusim La Liga, sebuah rekor yang menjadi simbol dominasi tim saat itu.

Sebelum rumor kepulangannya ke Madrid mencuat, Mourinho diketahui menangani Benfica sejak September tahun lalu. Ia membawa klub Portugal tersebut finis di posisi ketiga Primeira Liga tanpa menelan kekalahan dalam periode tertentu.

Laporan juga menyebut kepindahan Mourinho ke Madrid berpotensi berjalan mulus karena adanya klausul pelepasan dengan nilai relatif terjangkau dalam kontraknya bersama Benfica.

Sepanjang kariernya, Mourinho dikenal sebagai salah satu pelatih paling sukses dan kontroversial di dunia sepak bola. Karier kepelatihannya dimulai setelah menjadi penerjemah dan asisten Sir Bobby Robson di Sporting CP, Porto, dan Barcelona.

Sebagai pelatih kepala, Mourinho pernah membawa Porto menjuarai Liga Champions 2004 sebelum melanjutkan karier bersama Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, Manchester United, Tottenham Hotspur, AS Roma, Fenerbahce, hingga Benfica.

Koleksi trofinya mencakup gelar liga di Inggris, Spanyol, dan Italia, serta dua trofi Liga Champions bersama Porto dan Inter Milan. Hingga kini, Mourinho masih dianggap sebagai salah satu manajer dengan rekam jejak paling mentereng di sepak bola Eropa.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Dani Yoga
Dani Yoga
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU