JAKARTA – Penulis sekaligus komedian Raditya Dika membagikan pandangannya soal pentingnya bersikap cuek terhadap penilaian orang lain saat hadir dalam podcast milik Denny Sumargo.
Dalam perbincangan tersebut, Raditya Dika menilai bahwa setiap orang pasti akan menerima kritik maupun cibiran dari berbagai arah, apa pun yang dilakukan.
Menurutnya, selalu ada saja alasan bagi orang lain untuk membenci atau mengomentari seseorang secara negatif.
“Orang itu kalau mau benci sama kita dari berbagai macam angle tuh ada aja yang dicari, pasti ada aja,” kata Raditya Dika.
Ia bahkan mencontohkan bagaimana dirinya kerap disebut tidak lucu atau garing oleh sebagian orang.
“Ada aja, ‘Radit garing’, terus gua pikir ya mungkin garing kali ya, gitu aja,” ujarnya santai.
Raditya kemudian menjelaskan bahwa dirinya memilih fokus pada hal-hal yang masih berada dalam kendalinya, sementara opini orang lain dianggap berada di luar kuasanya.
“Buat gua, kita fokus ke hal yang kita bisa kontrol. Yang kita enggak bisa kontrol, kita enggak usah pikirin,” tuturnya.
Ia menilai upaya memaksa orang lain mengubah penilaian terhadap diri sendiri hanya akan membuat seseorang kelelahan secara mental.
“Pendapat orang terhadap kita itu di luar kuasa kita. Kalau kita nyoba ngubah itu capek sendiri karena kita tidak punya kendali atas badan dan pikiran dia,” lanjutnya.
Dalam podcast tersebut, Raditya juga membagikan pengalaman pribadinya ketika pertama kali mengunggah foto anaknya ke publik.
Ia mengaku sempat memilih menyembunyikan wajah sang anak karena ingin menikmati momen keluarga secara pribadi terlebih dahulu sebelum dibagikan ke media sosial.
“Gua punya anak, gua umpetin mukanya dulu karena gua pengen menikmati wajahnya hanya buat kami-kami dulu sebelum akhirnya kita posting fotonya,” katanya.
Namun setelah foto anaknya dipublikasikan, muncul komentar negatif dari warganet yang menyebut anaknya tidak cantik seperti anak artis lainnya.
“Akhirnya gua posting. Ada komen yang kayak gini, ‘Anaknya Raditya Dika jelek ya, enggak kayak anak artis-artis lain’,” ungkapnya.
Komentar tersebut sempat membuat istrinya kesal dan ingin mencari identitas akun yang menulis komentar tersebut.
Namun Raditya memilih menyikapinya dengan tenang.
“Si Anisa kesel kan. Istri gua mau nyari orang siapa nih,” ujarnya.
Raditya lalu memberikan sudut pandang sederhana kepada istrinya agar tidak terjebak dalam opini orang lain.
“Gua bilang, buat kamu cantik gak anak kita? Cantik. Ya udah, kan buat kita cantik,” katanya.
Menurutnya, keyakinan dan kebahagiaan pribadi jauh lebih penting dibanding menghabiskan energi untuk mengubah pandangan orang lain.
“Itu kebenaran objektif yang kita tahu. Kita ngapain capek-capek ngubah pendapat dia soal anak kita. Ya udah selesai,” pungkasnya.


