HOLOPIS.COM, JAKARTA – Upaya menjaga kesiapan tempur terus dilakukan TNI Angkatan Udara melalui berbagai latihan terukur. Salah satunya terlihat di Lanud Raden Sadjad yang menggelar latihan menembak sebagai bagian dari pembinaan kemampuan prajurit.
Kegiatan yang berlangsung di lapangan tembak satuan tersebut tidak sekadar rutinitas. Tapi, melainkan bagian dari strategi peningkatan profesionalisme personel.
Mengutip dari Dinas Penerangan TNI AU, fokus utama diarahkan pada prajurit dari unsur Satuan Polisi Militer Angkatan Udara (Satpomau) dan Intelijen. Dua elemen yang memiliki peran vital dalam pengamanan dan pengawasan.
Latihan dilaksanakan dengan pengawasan ketat serta mengikuti prosedur keamanan yang telah ditetapkan. Hal ini penting untuk memastikan setiap tahapan berjalan aman, terukur, dan memberikan hasil maksimal bagi peserta.
Kepala Dinas Operasi Lanud RSA, Kolonel Pnb Dion Aridito, menjelaskan latihan seperti ini mesti dijalani dengan penuh keseriusan. Menurut Kolonel Dion, kemampuan menembak bukan sekadar keterampilan teknis, melainkan bagian mendasar dari kesiapan seorang prajurit.
“Kemampuan menembak merupakan keterampilan penting yang harus terus diasah oleh setiap prajurit,” kata Kolonel Dion, dalam keterangan Dinas Penerangan TNI AU dikutip pada Senin, (4/5/2026).
Kolonel Dion juga mengingatkan bahwa hasil latihan sangat ditentukan oleh kedisiplinan dan fokus selama pelaksanaan. Tanpa itu, kemampuan yang diharapkan tak akan tercapai secara optimal.
Selain meningkatkan akurasi dan teknik, latihan ini juga dirancang untuk membentuk karakter personel. Ketelitian, kontrol diri, serta kemampuan mengambil keputusan dalam tekanan menjadi aspek yang turut diasah dalam setiap sesi latihan.
Dengan pola latihan yang rutin dan terukur, Lanud Raden Sadjad memastikan setiap personel selalu berada dalam kondisi siap operasional. Kesiapan ini menjadi bagian penting dalam mendukung tugas-tugas TNI AU, khususnya di wilayah strategis seperti Natuna.

