Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Raja Ampat, Wapres Gibran Akui Masih Perlu Perbaikan

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mengakui masih perlu adanya sejumlah perbaikan dalam pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Warmasen.

Hal itu disampaikan Gibran saat meninjau lokasi tersebut pada Rabu (22/4). Kunjungan ini untuk memastikan pelaksanaan program-program prioritas Presiden Prabowo Subianto berjalan dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya nelayan.

- Advertisement -

Pada kesempatan ini, Wapres meninjau sejumlah fasilitas pendukung di KNMP yang direncanakan mulai beroperasi pada Mei mendatang. Adapun fasilitas tersebut antara lain pabrik es, gudang beku, shelter docking, serta sarana pendukung lainnya yang dinilai krusial untuk menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan.

Meski mengapresiasi kemajuan yang telah dicapai, Wapres juga mengakui masih terdapat beberapa kekurangan yang perlu segera dievaluasi dan dilengkapi.

- Advertisement -

“Ini sudah jauh lebih baik dari sebelumnya, tetapi masih banyak yang perlu ditingkatkan. Kita mulai dari sini sebagai pilot project. Jika berhasil, akan kita replikasi ke daerah lain,” kata Gibran dalam pernyataannya yang dikutip Holopis.com.

Dalam kunjungan tersebut, Gibran menyampaikan bahwa selama tiga hari terakhir dirinya telah meninjau sejumlah wilayah di Papua, termasuk Nabire, Timika, dan Sorong, sebelum akhirnya tiba di Raja Ampat untuk pertama kalinya.

“Tujuan utama kunjungan ini adalah memastikan program-program dari Bapak Presiden berjalan dengan baik di lapangan,” ujarnya.

Selain itu, Wapres Gibran kemudian juga mendorong pengembangan lanjutan seperti penggunaan energi surya (solar cell), pembangunan industri pengolahan dan pengalengan ikan, guna meningkatkan nilai tambah hasil laut dan mencegah pemborosan.

Pemerintah, lanjut Wapres, akan terus mengawal program ini melalui koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga terkait percepatan pembangunan, agar kesejahteraan nelayan dapat meningkat secara berkelanjutan. Ia pun menyoroti pentingnya dukungan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk penataan pasar lokal agar lebih layak dan representatif.

Gibran kemudian menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mengawal pembangunan di Raja Ampat.

“Kami akan terus kawal pembangunan di sini agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ucapnya.

Pada sesi dialog, Ketua Koperasi Nelayan setempat, Syafuddin Wailata menyampaikan aspirasi pada Wapres bahwa hasil tangkapan ikan di Raja Ampat sangat baik, tetapi saat ini para nelayan masih kekurangan kapal atau perahu untuk melaut.

“Kami para nelayan ini selalu berharap pada hasil tangkapan, Pak. Namun ini nilainya banyak Pak, tapi kita punya kapal-kapal untuk kapal atau perahu atau bodi ini kan masih banyak yang kurang. Ada yang punya, ada yang belum, Pak,” ungkap Syafuddin.

Selanjutnya selain masalah permodalan, Syafuddin juga mengeluhkan sulitnya mendapatkan bahan bakar untuk kapal, sehingga ia berharap dapat dibangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di dekat KNMP Waisai.

“Kemudian para nelayan minta kalau bagaimana nanti ada SPBN-nya,” pintanya.

Menanggapi hal tersebut, Wapres pun meminta Syafuddin agar menginventarisasi kebutuhan para nelayan secara rinci dan berbasis data, bukan sekadar estimasi.

“Dihitung detail kebutuhan anggota-anggota koperasinya seperti apa, nanti kita bantu. Tapi jangan pakai estimasi. Nggak boleh kira-kira, harus dihitung, Bapak nanti rapat dengan teman-teman anggota kooperasi, kebutuhannya apa, kekurangannya apa,” tutup Gibran.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

Berita Terbaru