Heboh! Rencana Gibran Berkantor di IKN Dinilai Prematur, Fokus Papua Jadi Sorotan

16 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono menyebut rencana Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka di IKN pada tahun ini masih tahap persiapan. Rencana itu dinilai sebaiknya ditunda.

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul M. Jamiluddin Ritonga alias Jamil menganalisa rencana itu sebaiknya ditunda. Dia mengatakan demikian karena tugas Wapres Gibran yang belum tuntas di Papua.

- Advertisement -

“Gibran per Juli 2025 mendapat tugas khusus dari Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pembangunan dan menangani berbagai persoalan di Papua,” kata Jamil, kepada awak media, Selasa, (31/3/2026).

Dia menuturkan tugas khusus itu sangat berat karena cakupannya sangat luas. Kata Jamil, Giran harus memimpin percepatan pembangunan fisik dan infrastruktur di Papua. Lalu, menangani persoalan HAM dan pendekatan keamanan oleh aparat.

- Advertisement -

“Serta mengkoordinasikan pelaksanaan pembangunan, yang didampingi Badan Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua,” jelas Jamil.

Pun, Jamil mengatakan tugas itu tak bisa ditangani dari kejauhan baik dari Jakarta atau IKN. Maka itu, Gibran secara fisik idealnya berada di Papua agar bisa melaksanakan tugas khusus tersebut secara efisien dan efektif.

“Hal itu perlu dilakukan karena hingga saat ini masyarakat belum mengetahui hasil yang dicapai dari tugas khusus tersebut,” tutur Jamil.

“Informasi terkait progres capaian dari tugas khusus tersebut hingga kini belum ada, setidaknya di media massa,” lanjut eks Dekan FIKOM IISIP itu.

Lebih lanjut, dia mengingatkan namanya tugas khusus mestinya harus disampaikan secara berkala kepada Presiden. “Rakyat juga berhak mengetahuinya karena tugas khusus itu setidaknya menggunakan anggaran APBN,” sebut Jamil.

Maka itu, kata Jamil, Gibran lebih baik berkantor di Papua, bukan di IKN. Dengan begitu, Gibran bisa perbanyak blusukan di Papua untuk mengetahui capaian dari tugas khusus yang diembannya.

“Hal itu diperlukan agar rakyat Indonesia mengetahui kerja Wapres, termasuk kinerjanya. Dengan begitu, rakyat merasa memang Wapres diperlukan di negeri tercinta,” ujar Jamil.

Sebelumnya, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka diperkirakan bakal berkantor di IKN Nusantara paling lambat pada tahun ini.

Informasi itu disampaikan Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono saat mengikuti rapat kerja dengan komisi II DPR RI pada Senin (30/3).

Basuki bahkan menyebut progres pemindahan kantor Wakil Presiden ke IKN tersebut sudah mulai berjalan dengan perlahan.

“Saya kira iya, karena sudah ada menugaskan 50 staf ke sana untuk persiapan-persiapannya. Mudah-mudahan akan segera,” kata Basuki.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
16 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

Berita Terbaru