HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kabar duka datang dari dunia politik dan akademik Indonesia. Mantan Menteri Pertahanan era Abdurrahman Wahid dan Susilo Bambang Yudhoyono, Juwono Sudarsono, meninggal dunia pada Sabtu (28/3/2026).
Kabar wafatnya tokoh senior tersebut dibenarkan oleh Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan, Rico Ricardo Sirait.
Ia menyampaikan bahwa Juwono mengembuskan napas terakhir pada pukul 13.45 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah.
Rico mengatakan, kepergian Juwono menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia, mengingat peran pentingnya dalam berbagai sektor strategis pemerintahan.
“Juwono Sudarsono meninggal dunia pada Sabtu (28/3) pukul 13.45 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah,” ujarnya dalam keterangan yang dikutip Holopis.com.
Rencananya, jenazah akan dimakamkan pada Minggu (29/3/2026) di Taman Makam Pahlawan Kalibata, sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya kepada negara.
Semasa hidup, Juwono dikenal sebagai sosok intelektual sekaligus negarawan. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada dua era pemerintahan berbeda, yakni di masa Presiden Gus Dur dan Presiden SBY.
Tak hanya itu, ia juga pernah dipercaya menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada masa Bacharuddin Jusuf Habibie.
Kariernya di pemerintahan dimulai lebih awal saat ia menjabat sebagai Menteri Negara Lingkungan Hidup di era Soeharto.
Pengalaman panjang tersebut menjadikannya salah satu tokoh penting dalam perjalanan kebijakan nasional Indonesia.
Di dunia akademik, Juwono juga dikenal sebagai Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional di Universitas Indonesia.
Pemikirannya banyak berkontribusi dalam pengembangan studi hubungan internasional dan kebijakan pertahanan Indonesia.
Kepergian Juwono Sudarsono meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, serta bangsa Indonesia. Sosoknya akan selalu dikenang sebagai intelektual, diplomat, dan negarawan yang telah memberikan dedikasi besar bagi negeri.

