Komandan Angkatan Laut IRGC Otak Selat Hormuz Tewas Dibunuh Israel

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Serangan terbaru Israel dilaporkan menewaskan komandan angkatan laut Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), Alireza Tangsiri. Kematian perwira tinggi Iran itu dibenarkan Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz.

Menurut Katz, operasi tersebut dilakukan pada Rabu malam dan tidak hanya menyasar satu orang.

“Pembunuhan Alireza Tangsiri dilakukan pada Rabu malam dan menargetkan perwira senior komando angkatan laut lainnya,” kata Katz dalam pernyataannya yang dikutip dari Aljazeera, Jumat, (27/3/2026).

Ia menegaskan Alireza Tangsiri merupakan figur yang bertanggung jawab langsung atas operasi pemasangan ranjau dan pemblokiran Selat Hormuz. “Untuk pelayaran telah diledakkan dan dieliminasi,” tutur Katz.

Katz menargetkan Alireza Tangsiri karena dianggap strategis lantaran berkaitan langsung dengan kontrol Iran atas Selat Hormuz. Jalur itu vital dalam perdagangan energi dunia.

Sejak agresi ke Teheran pada 28 Februari, Israel mengumumkan operasi yang menargetkan pejabat tinggi Iran. Serangan zionis bukan sekadar militer konvensional, melainkan upaya sistematis melemahkan struktur komando Iran melalui eliminasi tokoh kunci.

- Advertisement -

Namun di balik operasi militer tersebut, korban sipil di Iran juga terus meningkat tajam. Wakil Menteri Kesehatan Iran, Ali Jafarian mengarakan dalam hampir satu bulan, setidaknya 1.937 orang telah tewas. Angka itu termasuk 452 wanita dan anak-anak.

Ali Jafarian menambahkan setidaknya 24.800 orang terluka, termasuk 4.000 wanita dan 1.621 anak-anak.

Sosok Kunci Strategi Hormuz

Menurut jurnalis Ali Hashem dari Al Jazeera, Tangsiri sebagai figur sentral dalam strategi maritim Iran.

“Tangsiri adalah seorang ‘komandan terkenal’ yang berperan penting dalam membentuk doktrin angkatan laut negara yang mendasari strateginya di Selat Hormuz,” kata Hashem.

Hashem menambahkan Tangsiri juga sudah menjadi komandan angkatan laut IRGC selama bertahun-tahun.

“Dan dia dikenal telah banyak bekerja dalam mengembangkan postur dan teknis angkatan laut ini,” lanjut Hashem.

“Dia juga bertanggung jawab atas pengembangan drone untuk penggunaan maritim militer,” ujar Hashem.

Dalam beberapa pekan terakhir, Tangsiri disebut aktif berada di Bandar Abbas, pusat aktivitas militer Iran. Lokasi Bandar Abbas merupakan tempat terbunuhnya Tangsiri.

“Ia berada di kota pelabuhan Iran, Bandar Abbas, secara langsung mengawasi upaya Iran untuk menegaskan kendali atas Selat Hormuz dengan memblokir beberapa kapal,” sebut Hashem.

Tangsiri sebenarnya bukan target baru. Ia disebut sudah selamat dari dua upaya pembunuhan sebelumnya.

“Dia adalah salah satu komandan yang selamat dari dua gelombang pembunuhan, yang pertama pada tahun 2025 dan yang kedua pada tahun 2026,” kata Hashem.

“Tetapi pada akhirnya, dia terbunuh di Bandar Abbas. Setidaknya itulah yang dikatakan laporan Israel,” tutur Hashem.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Dani Yoga
Dani Yoga
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU