Putin Datang ke Beijing Temui Xi Jinping Saat Dunia Memanas, Iran Jadi Bahasan Utama

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin kembali menunjukkan kedekatan hubungan kedua negara lewat pertemuan resmi di Beijing, Rabu, (20/5). Pertemuan dua kepala negara itu berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan global akibat konflik Iran dan perang Ukraina.

Xi menyambut langsung kedatangan Putin di Gedung Agung Rakyat, Beijing. Dalam prosesi resmi itu, kedua pemimpin terlihat berjabat tangan di atas karpet merah, sementara band militer memainkan lagu kebangsaan Tiongkok dan Rusia.

Kunjungan Putin kali ini dipandang sebagai langkah penting untuk memperkuat koordinasi strategis Moskow dan Beijing di tengah tekanan geopolitik internasional yang terus meningkat.

Dalam pembukaan pertemuan, Putin memuji hubungan ekonomi dan kerja sama Rusia-China yang menurutnya tetap berkembang positif meski menghadapi berbagai tekanan global.

“Bahkan di tengah faktor eksternal yang tidak menguntungkan, kerja sama dan kerja sama ekonomi kita menunjukkan momentum yang kuat dan positif,” kata Putin kepada Xi dikutip dari Aljazeera, Rabu, (20/5/2026).

Xi Jinping membalas pernyataan itu dengan menegaskan bahwa hubungan kedua negara tetap kokoh dan terus berkembang meski menghadapi tantangan internasional.

- Advertisement -

“Kita telah mampu terus memperdalam kepercayaan timbal balik politik dan koordinasi strategis kita dengan ketahanan yang tetap tak tergoyahkan meskipun menghadapi cobaan dan kesulitan,” kata Xi kepada Putin.

Selain membahas hubungan bilateral, Xi juga menyinggung situasi Timur Tengah, khususnya perang AS-Israel terhadap Iran. Presiden China itu menyerukan pentingnya penghentian konflik dan melanjutkan jalur diplomasi.

“Gencatan senjata komprehensif sangat mendesak, melanjutkan permusuhan bahkan lebih tidak disarankan, dan menjaga negosiasi sangat penting,” kata Xi.

Pertemuan Xi dan Putin juga jadi sorotan karena berlangsung tak lama setelah kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ke Tiongkok.

Koresponden Al Jazeera di Beijing, Katrina Yu, menyebut hubungan Xi dan Putin jauh lebih erat dan matang dibanding dinamika hubungan Beijing-Washington.

Menurut Yu, Putin telah mengunjungi China puluhan kali dan bertemu Xi lebih dari 40 kali selama 25 tahun hubungan persahabatan kedua negara.

“Jadi kunjungan ini benar-benar akan tentang memperdalam koordinasi dan kerja sama yang ada,” kata Yu.

Ia juga menilai pembahasan utama dalam pertemuan tersebut berkaitan dengan perkembangan Timur Tengah, perang Ukraina, serta keamanan energi Rusia.

“Kami berharap kedua pihak akan saling memberi informasi terbaru tentang situasi di Timur Tengah, serta Ukraina. Tidak diragukan lagi, Xi Jinping juga akan berbicara dengan Putin tentang apa yang dibahas dengan Donald Trump minggu lalu,” lanjut Yu.

Putin datang ke Beijing bersama delegasi besar yang terdiri dari pejabat pemerintahan dan pengusaha Rusia. Kremlin mengungkapkan bahwa kedua negara diperkirakan akan menandatangani sekitar 40 perjanjian kerja sama di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga pariwisata.

Namun, sektor energi disebut menjadi fokus utama Rusia dalam pertemuan tersebut. Moskow saat ini terus mencari pasar baru untuk ekspor gasnya setelah penjualan energi ke Eropa terganggu akibat perang Ukraina.

“Tetapi saya pikir bagi Putin, topik utama diskusi dengan Xi Jinping adalah tentang keamanan energi,” kata Yu.

Yu menyampaikan sejak perang di Ukraina, penjualan gas Rusia yang sebelumnya menuju Eropa, semuanya telah terhenti.

“Dan, Rusia sangat membutuhkan pendapatan untuk menggantinya, terutama karena kita berada di tahun kelima perang Ukraina,” tambahnya.

Sebelum bertemu Xi, Putin juga merilis pidato video yang menegaskan kesiapan Rusia dan Tiongkok untuk terus bekerja sama dalam menjaga kepentingan strategis masing-masing negara.

Menurut Putin, hubungan Moskow dan Beijing kini memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas global.

“Kami tidak bersekutu melawan siapa pun, tetapi bekerja untuk tujuan perdamaian dan kemakmuran universal,” kata Putin.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Dani Yoga
Dani Yoga
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU